Detail Kronologi Percobaan Perampokan Toko Emas Banjardawa Pemalang Viral

Polisi berhasil menangkap pelaku percobaan perampokan toko emas di Komplek Ruko Pasar Banjardawa (FOTO: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Kamis, 23 Juli 2026 | 12:35:26 WIB

PEMALANG - Aksi nekat seorang lelaki berinisial S yang berniat mem?ampon gertak toko perhiasan di Kompleks Ruko Pasar Banjardawa, Desa Banjardawa, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, berujung kegagalan total. Rasa panik membuatnya ngacir tanpa membawa perhiasan setelah tindakannya digagalkan oleh teriakan para pegawai toko.

Kejadian menegangkan yang berlangsung pada Minggu (19/7/2026) sekitar jam 11.56 WIB ini sempat terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV). Beruntung, jajaran Satreskrim Polres Pemalang bersama Polsek Taman bergerak cepat dan sukses mencokok tersangka kurang dari 24 jam usai insiden.

Terekam CCTV: Pelaku Bawa Benda Mirip Senpi dan Palu

Berdasarkan rekaman kamera CCTV di lokasi, pelaku masuk ke toko emas saat kondisi sedang dijaga oleh dua orang karyawan. Pria tersebut tampak mengenakan atribut tertutup rapat berupa jaket, helm, dan masker.

Tanpa basa-basi, pelaku langsung mengarahkan benda yang diduga senjata api menggunakan tangan kanannya ke arah dua petugas toko. Ia berusaha mengintimidasi korban agar tidak melakukan perlawanan.

Guna melancarkan aksinya, tersangka juga memukul kaca etalase perhiasan menggunakan palu yang dibungkus kantong plastik hitam. Pelaku terus berteriak memaksa kedua karyawan untuk mengangkat tangan.

Kasat Reskrim Polres Pemalang AKP M. Faizal Wildan Umar Rela Permana membenarkan kronologi dalam rekaman tersebut. Pelaku secara mendadak mengancam pekerja toko dengan senjata tajam/senpi rakitan dan benda tumpul.

"Tiba-tiba pria tersebut menodongkan benda mirip senjata api dengan tangan kanan, dan memukul kaca etalase toko menggunakan palu yang dibungkus kantong plastik hitam sambil berteriak angkat tangan kepada kedua karyawan toko emas," ungkap AKP M. Faizal Wildan Umar Rela Permana.

Panik Diteriaki Karyawan, Pelaku Kabur Tangan Kosong

Keberanian dua karyawan toko emas menjadi kunci utama gagalnya perampokan ini. Bukannya menuruti ancaman pelaku, kedua karyawan justru berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar.

Suara teriakan yang membahana langsung menarik perhatian massa dan pedagang di Kompleks Ruko Pasar Banjardawa. Warga mulai berdatangan mendekati lokasi kejadian untuk melihat situasi.

Meski demikian, warga sempat tertahan dan memilih menjaga jarak aman dari lokasi toko. Langkah ini diambil karena melihat pelaku menggenggam benda yang diduga senjata api. Sadar posisinya terdesak dan aksinya tepergok massa, ancaman pelaku langsung luntur. Ia memilih tunggang-langgang meninggalkan lokasi kejadian menggunakan sepeda motor.

Pelaku melarikan diri secara terburu-buru tanpa sempat menggasak satu pun barang berharga atau emas dari dalam etalase toko.

Dibekuk Kurang dari 24 Jam di Rumahnya

Menerima laporan insiden percobaan pencurian dengan kekerasan tersebut, tim gabungan Satreskrim Polres Pemalang dan Polsek Taman segera melakukan olah TKP serta penyelidikan mendalam.

Hasilnya tak butuh waktu lama. Pada Senin (20/7/2026) pagi, petugas kepolisian berhasil melacak keberadaan pelaku dan menangkap tersangka S tanpa perlawanan di kediamannya, Desa Sitemu, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang.

"S telah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di kantor Satreskrim Polres Pemalang," jelas Faizal sebagaimana dikutip dari Sumbernya.

Atas tindakan kejahatan yang dilakukannya, tersangka S kini resmi mendekam di sel tahanan dan dijerat dengan Pasal 479 juncto Pasal 17 KUHP tentang percobaan pencurian dengan kekerasan.

Imbauan Keamanan dari Pihak Kepolisian

Pihak kepolisian memberikan apresiasi tinggi atas keberanian warga dan respons cepat masyarakat dalam memberikan informasi detail kepada petugas.

Kerja sama yang baik antara warga dan kepolisian menjadi faktor kunci utama pelaku dapat diringkus dalam waktu singkat.

Sebagai langkah antisipasi kejahatan serupa, aparat mengimbau para pelaku usaha dan pemilik toko emas untuk memperketat pengamanan internal.

Pemasangan CCTV yang memadai, penggunaan kaca tempered anti-pecah, serta penyiapan tombol darurat (panic button) sangat disarankan guna mencegah aksi kriminalitas di wilayah Pemalang.

Reporter: Moch Febrianto