Kebakaran di Situbondo: Rumah Hangus, Emas 95 Gram Ditemukan Menghitam

Emas 95 Gram Ditemukan Menghitam (FOTO: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Selasa, 21 Juli 2026 | 10:47:22 WIB

SITUBONDO - Seorang lansia bernama Bu Suwarjo (70) kehilangan tempat tinggalnya setelah dilalap api di Desa Asembagus, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, pada Kamis (16/7/2026) malam.

Di samping tempat tinggal, Bu Suwarjo juga hampir kehilangan simpanan bernilainya.

Ia sempat khawatir lantaran perhiasan emas seberat 95 gram miliknya diperkirakan turut tertimbun reruntuhan bangunan yang terbakar.

Sesudah api padam, kerabatnya, Yatno, membantu memilah barang-barang bernilai di antara sisa reruntuhan kebakaran.

"Perhiasan emas itu ditemukan saat saya menyisir puing-puing rumah Bu Suwarjo yang terbakar. Setelah terkumpul, langsung saya serahkan kembali kepada beliau," ujar Yatno, Sabtu (18/7).

Bu Suwarjo mengaku lega usai perhiasan miliknya berhasil didapatkan.

Walaupun warnanya berganti menjadi kehitaman, ia tetap bersyukur sebab harta tabungannya masih dapat diselamatkan.

"Alhamdulillah, perhiasan emas saya berhasil ditemukan kembali, meskipun kondisinya sudah mulai menghitam," ucap Bu Suwarjo dengan haru.

Kapolsek Asembagus Iptu Komang Adi Aryama membenarkan penemuan perhiasan milik korban tersebut.

"Sebelumnya, perhiasan emas milik korban memang sempat dikabarkan ikut lenyap terbakar. Namun, setelah dilakukan pencarian secara mandiri oleh pihak keluarga, salah seorang kerabatnya berhasil menemukan kembali tumpukan perhiasan tersebut," kata Komang.

Insiden kebakaran diduga dipicu arus pendek listrik.

Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 19.30 WIB itu meratakan tiga bangunan semipermanen beserta seluruh perabotan di dalamnya.

Keseluruhan kerugian materiil akibat musibah kebakaran ditaksir menyentuh Rp 290 juta.

Dampak kerugian tersebut mencakup satu tempat tinggal milik Bu Suwarjo serta dua tempat tinggal milik Syarifuddin.

Kendati seluruh bangunan musnah terbakar, tidak ada korban jiwa pada insiden tersebut.

Reporter: Moch Febrianto