Polres Tanah Karo Borong Takjil UMKM Guna Dorong Ekonomi Masyarakat
JAKARTA - Bulan suci Ramadan tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga menjadi saat yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi antara institusi kepolisian dengan masyarakat. Hal inilah yang ditunjukkan secara nyata oleh jajaran Polres Tanah Karo.
Di bawah terik matahari sore yang mulai meredup di Jalan Veteran, Kabanjahe, tepatnya di depan Mapolres Tanah Karo, pemandangan berbeda terlihat pada Sabtu sore (25/02/2026).
Alih-alih hanya sekadar membagikan paket bantuan, Kapolres Tanah Karo, AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., memilih langkah yang lebih menyentuh sisi ekonomi kerakyatan.
Bersama sang istri, Ny. Nanny Andi Haloho, serta didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) dan personel lainnya, mereka melakukan aksi "borong takjil". Sasaran utamanya adalah para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjajakan dagangannya di sepanjang area depan Mapolres.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Polres Tanah Karo menyadari bahwa bulan Ramadan merupakan ladang rezeki bagi para pedagang kecil.
Dengan memborong dagangan mereka, Polri turut serta memastikan roda ekonomi lokal tetap berputar dan memberikan dukungan moril yang besar bagi para pelaku usaha kecil yang sedang berjuang mencari nafkah di bulan penuh berkah ini.
Komitmen Kapolres dalam Mewujudkan Kepedulian Terhadap Sesama
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Pebriandi Haloho menegaskan bahwa kegiatan ini adalah refleksi dari wajah Polri yang humanis dan peduli. Ia menekankan bahwa keberadaan polisi harus bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, baik itu dari sisi keamanan maupun kesejahteraan sosial.
Kapolres Tanah Karo AKBP Pebriandi Haloho mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri, baik kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa maupun kepada pelaku UMKM.
“Kami sengaja membeli takjil dari para pedagang UMKM di sekitar Mapolres. Ini sebagai bentuk dukungan kami agar usaha mereka semakin berkembang, sekaligus berbagi kepada masyarakat yang sedang berpuasa,” ujar Kapolres dengan penuh keramahan di sela-sela kegiatannya.
Strategi "beli dan bagi" ini terbukti efektif. Para pedagang tampak sumringah karena dagangan mereka ludes terjual lebih cepat dari biasanya berkat diborong oleh pihak kepolisian. Setelah seluruh takjil dibeli, paket-paket makanan berbuka tersebut kemudian didistribusikan kembali secara gratis kepada para pengendara dan warga yang melintas di kawasan Jalan Veteran.
Menjamin Keamanan dan Kelancaran Aktivitas Niaga Ramadan
Dukungan Polres Tanah Karo terhadap UMKM tidak berhenti pada sekadar membeli dagangan saja. Menyadari tingginya mobilitas masyarakat menjelang waktu berbuka puasa, Polres Tanah Karo juga memberikan perhatian khusus pada aspek keamanan dan ketertiban lalu lintas.
Ramainya lapak takjil seringkali memicu kemacetan atau potensi gangguan kamtibmas jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, Kapolres menginstruksikan penempatan personel pengamanan di berbagai titik strategis di wilayah Kabanjahe, khususnya di lokasi-lokasi pusat penjualan takjil.
Hal ini dilakukan agar interaksi antara penjual dan pembeli dapat berjalan dengan tertib, aman, dan tanpa hambatan arus lalu lintas.
“Kami ingin memastikan para pedagang bisa berjualan dengan aman dan nyaman, serta masyarakat juga merasa tertib dan lancar saat membeli takjil. Situasi kamtibmas yang kondusif menjadi tanggung jawab kita bersama,” tambah AKBP Pebriandi Haloho.
Kehadiran personel polisi di lapangan memberikan rasa tenang bagi para warga. Pengamanan yang dilakukan bersifat preventif dan edukatif, memastikan bahwa setiap aktivitas masyarakat di bulan Ramadan dapat berjalan sesuai dengan protokol keselamatan dan kenyamanan publik.
Memperkuat Sinergi Antara Polri dan Warga Tanah Karo
Antusiasme masyarakat Kabanjahe terlihat begitu besar saat menerima pembagian takjil tersebut. Senyum hangat terpancar dari wajah para pengendara motor, supir angkutan umum, hingga pejalan kaki yang menerima pemberian langsung dari tangan Kapolres dan jajarannya. Sinergi seperti inilah yang diharapkan mampu terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Kabupaten Karo.
Melalui kegiatan yang memadukan unsur kemanusiaan dan dukungan ekonomi ini, Polres Tanah Karo berharap kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian semakin meningkat. Hubungan yang harmonis antara polisi dan warga adalah modal utama dalam menjaga keamanan wilayah yang berkelanjutan.
Kapolres Tanah Karo berharap sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui dukungan terhadap UMKM di Kabupaten Karo. Harapannya, semangat berbagi ini dapat menginspirasi pihak-pihak lain untuk turut serta peduli terhadap nasib pelaku usaha kecil di sekitar mereka.
Ramadan Sebagai Momentum Transformasi Ekonomi Lokal
Kegiatan berbagi takjil ini menjadi bukti bahwa pengabdian Polri melampaui tugas penegakan hukum semata. Dengan menyentuh langsung sektor UMKM, Polres Tanah Karo telah menjalankan peran penting dalam upaya pemulihan dan penguatan ekonomi daerah pasca-pandemi dan di tengah tantangan ekonomi global saat ini.
Keberpihakan pada produk lokal dan pedagang kecil di sekitar Mapolres menjadi contoh nyata bagaimana sebuah institusi negara dapat memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga di level akar rumput. Setiap bungkus takjil yang dibeli memiliki arti besar bagi keberlangsungan usaha para pedagang, dan setiap paket yang dibagikan memiliki nilai ibadah yang tinggi bagi mereka yang berpuasa.
Sebagai penutup, kegiatan ini menjadi pesan penting bahwa di balik seragam dinas, terdapat hati yang ingin selalu dekat dan membantu kesulitan rakyat. Polres Tanah Karo berkomitmen untuk terus konsisten menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat banyak, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga di hari-hari mendatang guna mewujudkan wilayah Karo yang aman, makmur, dan sejahtera.