Kenaikan Harga Minyak Sawit April 2025 Dipicu Cuaca Ekstrem dan Penurunan Permintaan
- Jumat, 04 April 2025
JAKARTA - Harga Referensi (HR) minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) untuk Pungutan Ekspor (PE) pada April 2025 ditetapkan sebesar US$961,54 per metrik ton (MT). Angka ini mengalami kenaikan sebesar US$7,03 atau 0,74% dibandingkan HR CPO Maret 2025 yang tercatat sebesar US$954,50/MT.
Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Isy Karim, menyampaikan bahwa HR CPO saat ini mendekati ambang batas sebesar US$680/MT. Oleh karena itu, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang berlaku, pemerintah mengenakan Bea Keluar (BK) CPO sebesar US$124/MT dan Pungutan Ekspor (PE) sebesar 7,5% dari HR CPO periode April 2025.
"Saat ini, HR CPO turun mendekati ambang batas sebesar US$680/MT. Untuk itu, merujuk pada PMK yang berlaku saat ini, pemerintah mengenakan BK CPO sebesar US$124/MT dan PE CPO sebesar 7,5% dari HR CPO periode April 2025," ujar Isy Karim dalam siaran pers yang dikutip Kamis (3/4/2025).
Baca JugaTransformasi Energi Nasional Dimulai, Nuklir Jadi Pelengkap Energi Terbarukan
Peningkatan HR CPO dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya penurunan permintaan terutama dari India dan Tiongkok serta berkurangnya pasokan akibat curah hujan tinggi yang melanda sebagian wilayah Sumatera dan Malaysia.
Penetapan HR CPO ini didasarkan pada rata-rata harga selama periode 25 Februari hingga 24 Maret 2025 dari beberapa sumber utama, yaitu Bursa CPO Indonesia sebesar US$857,47/MT, Bursa CPO Malaysia sebesar US$1.065,60/MT, dan Pasar Lelang CPO Rotterdam yang mencapai US$1.553,06/MT.
Dengan adanya kenaikan harga ini, pelaku industri kelapa sawit diharapkan dapat mengantisipasi dampaknya terhadap ekspor serta pasar domestik. Pemerintah terus memantau perkembangan harga CPO global guna memastikan kebijakan yang diterapkan tetap sesuai dengan kondisi pasar dan kebutuhan industri.
Nathasya Zallianty
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Transformasi Energi Nasional Dimulai, Nuklir Jadi Pelengkap Energi Terbarukan
- Rabu, 04 Februari 2026
Berita Lainnya
GIAMM Jelaskan Sederet Hambatan yang Ganggu Pertumbuhan Industri Otomotif
- Rabu, 04 Februari 2026
Presiden Prabowo Perkuat BUMN Transportasi dengan Tambahan PMN Rp4,77 Triliun
- Rabu, 04 Februari 2026
Harga Minyak Mentah Dunia Kembali Mengalami Kenaikan Di Tengah Dinamika Pasar
- Rabu, 04 Februari 2026
Temuan Karung Berisi Limbah Minyak Hitam Mengotori Kawasan Wisata Pantai Trikora
- Rabu, 04 Februari 2026
Tinjauan Strategis Urgensi Implementasi Program Biodiesel B50 Saat Indonesia Surplus Solar
- Rabu, 04 Februari 2026












