Tiga Serial Baru Netflix yang Layak Ditonton Akhir Pekan Ini
WARTAFINANSIAL.COM — Netflix menambah tiga judul anyar ke katalognya dalam dua pekan terakhir, mulai dari spin-off acara sayap pedas hingga sekuel animasi Stranger Things. Bagi pengguna di Indonesia, ketiganya sudah bisa diakses tanpa perlu menunggu jadwal tayang televisi. Pilihan ini cocok untuk mengisi waktu luang sebelum akhir bulan.
Deretan tayangan baru menghiasi beranda Netflix Amerika Serikat sejak awal September. Tiga di antaranya menonjol karena latar belakang produksi yang berbeda: satu lahir dari fenomena YouTube, satu merupakan turunan waralaba besar, dan satu lagi komedi animasi dewasa dengan tim produksi berpengalaman.
Hot Ones: Extra Heat, Spin-off yang Menguji Nyali Bintang Tamu
Acara ini berawal dari fenomena YouTube First We Feast yang dipandu Sean Evans sejak 2015. Formatnya sederhana: bintang tamu menjawab pertanyaan sambil melahap sayap ayam dengan tingkat kepedasan bertingkat.
Kesuksesan acara itu membuat Netflix mengangkatnya menjadi seri spesial berdurasi 30 menit. Hot Ones: Extra Heat mengaitkan setiap episode dengan acara live besar Netflix.
Episode perdana tayang Juli lalu, menyusul MLB Home Run Derby, dengan Will Ferrell dan rekan-rekannya di film The Hawk sebagai bintang tamu. Episode kedua muncul setelah WWE Raw, menampilkan pegulat CM Punk yang membahas kariernya yang kontroversial dan pergulatan pribadinya.
Dalam episode itu, Evans bahkan masuk ke ring dan mendapat pelajaran promo gulat dari Charlotte Flair. Sepuluh sayap dengan tingkat kepedasan bertambah, termasuk Da Bomb Beyond Insanity, tetap menjadi tantangan utama setiap bintang tamu.
Stranger Things: Tales From '85 Musim Kedua, Petualangan Hawkins Berlanjut
Waralaba Stranger Things genap berusia sepuluh tahun pada musim panas ini. Sebelum penonton sempat merindukan kisah Eleven dan kawan-kawan, Netflix menghadirkan versi animasinya pada April lalu.
Kurang dari lima bulan kemudian, musim kedua sudah tersedia. Ceritanya berlatar musim dingin 1985, di antara musim kedua dan ketiga versi live-action.
Musim ini dibuka tepat setelah geng Hawkins menggagalkan upaya Horde Queen membuka gerbang baru ke Upside Down. Menjelang Hari Valentine, sosok spektral gelap menghantui kota dan bunga-bunga bercahaya aneh mulai tumbuh di mana-mana.
Max, yang disuarakan Jolie Hoang-Rappaport, dan teman barunya Nikki Baxter, diisi suara Odessa A'zion, menjual bunga-bunga itu—dan memicu masalah besar. Eleven bersama tim menyusuri petunjuk menuju tambang yang belum pernah dijelajahi, sementara Steve Harrington kembali muncul.
Delapan episode berdurasi setengah jam membuat seri ini aman ditonton bersama keluarga. Jeremy Jordan ikut mengisi suara, melengkapi deretan pengisi suara yang mencakup Janeane Garofalo dan Lou Diamond Phillips.
Dang! Komedi Animasi Dewasa dengan Sentuhan Tim Big Mouth
Serial ini diproduseri eksekutif oleh tim di balik Big Mouth dan dianimasikan Titmouse, studio yang menggarap The Legend of Vox Machina serta Star Trek: Lower Decks. Kombinasi itu memberi gambaran soal kualitas produksinya.
Dang! mengikuti kehidupan tiga bersaudara di New York City. Ruthie, si anak emas keluarga yang diperankan Stephanie Hsu, menjadi pusat cerita.
Dialognya cepat dan tajam, kadang terlalu cepat bagi penonton generasi X. Komedi ini membenturkan perspektif milenial dengan Gen Z dalam sejumlah situasi rumah tangga.
Ketiga judul itu tersedia untuk pelanggan Netflix di Amerika Serikat. Untuk pasar Indonesia, ketersediaannya mengikuti kebijakan lisensi wilayah masing-masing—penonton disarankan mengecek langsung katalog aplikasi.