Basarnas Lanjutkan Pencarian Hari Kesembilan, Jurnalis Hilang di Selat Sunda Belum Ditemukan

RE
Kamis, 17 September 2026
Basarnas Lanjutkan Pencarian Hari Kesembilan, Jurnalis Hilang di Selat Sunda Belum Ditemukan

WARTAFINANSIAL.COM — Operasi SAR hari kesembilan terhadap rombongan jurnalis dan kru KM Arupadatu I yang hilang di perairan Selat Sunda masih nihil. Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad menyatakan seluruh armada laut di delapan sektor pencarian belum menemukan tanda-tanda korban maupun kapal. Basarnas juga menyiapkan skenario alternatif untuk pencarian KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa jika cuaca menghambat penyelaman.

"Hingga pelaksanaan hari kesembilan atau H+2 masa perpanjangan operasi SAR terhadap kapal cepat yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau, hasilnya dilaporkan masih nihil," kata Al Amrad dalam konferensi pers di Posko Utama SAR Carita, Pandeglang, Banten, Rabu malam.

Delapan Sektor Pencarian Belum Membuahkan Hasil

KM Arupadatu I hilang kontak di perairan Selat Sunda saat membawa rombongan jurnalis dalam tugas peliputan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Kapal tersebut berangkat dari Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Al Amrad menjelaskan bahwa operasi SAR telah diperpanjang dan fokus pencarian tetap diarahkan ke delapan sektor yang telah ditetapkan. Meski demikian, kondisi lapangan belum memberikan titik terang.

Tim SAR gabungan terus mengerahkan armada laut utama untuk menyisir perairan di sekitar lokasi hilang kontak. Hingga laporan terakhir, tidak ada puing, barang bawaan, maupun tanda-tanda lain yang mengarah pada keberadaan korban.

Dapur Umum Polri Layani 300 Porsi Makanan per Hari

Polri menyiagakan mobil dapur umum lapangan di Posko Utama SAR Pantai Carita. Fasilitas tersebut menyediakan 300 porsi makanan siap saji per hari bagi personel tim SAR gabungan, masyarakat, serta keluarga korban.

Ketua Tim Dapur Lapangan Polri Sadiel Marbun menyampaikan operasional dapur umum dari Satuan Brimob Polda Banten tersebut didirikan sebagai bentuk aksi kemanusiaan. Keberadaan dapur umum membantu meringankan beban keluarga korban yang menunggu di posko.

Skenario Alternatif untuk KM Virgo Transport 8

Badan SAR Nasional menyiapkan berbagai skenario alternatif dalam pencarian korban KM Virgo Transport 8 jika cuaca di perairan Laut Jawa terus menghambat operasi penyelaman. Pencarian bawah laut menjadi salah satu sasaran utama operasi SAR hari ketiga.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan tiga tim penyelam dan peralatan bawah laut telah disiapkan. Namun kondisi cuaca belum memungkinkan peralatan tersebut dioperasikan dengan menjamin keselamatan personel.

"Operasi hanya mungkin dilaksanakan atas dasar jaminan aman karena memang di situlah teori safety. Mudah-mudahan kondisi cuaca memungkinkan sehingga kita bisa melakukan tindakan semaksimal mungkin apa yang bisa kita lakukan," kata Syafii di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa malam.

Keluarga Korban Masih Bertahan di Pelabuhan Trisakti

Mira Maulida, warga Pelambuan, Banjarmasin Barat, masih bertahan di Pelabuhan Trisakti menanti kabar adiknya, Isna Aulia (28), yang belum ditemukan sejak empat hari terakhir. Setiap kapal yang merapat ke dermaga selalu ia perhatikan, berharap membawa kabar kepulangan sang adik.

Harapan itu kembali harus disimpan. Isna belum ditemukan, dan Mira tetap mengikuti setiap perkembangan pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa.

Di pelabuhan itu, antara kedatangan kapal dan aktivitas petugas, keluarga korban menggantungkan harapan yang belum padam. Operasi SAR masih berlanjut dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua