BI NTT Dorong Penguatan Kedaulatan Rupiah dan Perekonomian Perbatasan

MO
Moch Febrianto

Editor: Yoga Susyla Utama

Kamis, 13 Agustus 2026
BI NTT Dorong Penguatan Kedaulatan Rupiah dan Perekonomian Perbatasan
BI NTT Dorong Penguatan Kedaulatan Rupiah (FOTO: NET)

KUPANG - Rentetan Acara Garuda Sakti (Gerakan Rupiah Berdaulat di Daerah Perbatasan Negeri) Cross Border Fest 2026 secara resmi usai lewat agenda penutupan (closing ceremony) yang dilaksanakan di Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Sabtu malam.

Agenda yang diselenggarakan sejak tanggal 4 sampai 8 Agustus 2026 ini merupakan bentuk kerja sama dalam mengokohkan kedaulatan Rupiah sekalian memacu pertumbuhan ekonomi wilayah perbatasan lewat edukasi, kebudayaan, penguatan UMKM, serta digitalisasi transaksi.

Di acara Closing Ceremony Garuda Sakti Cross Border Fest 2026, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Alfin Ari Wijayanto mengutarakan bahwa Kegiatan ini merupakan wujud nyata “BI Bermakna” yang terus bersinergi untuk memperkuat kedaulatan ekonomi bangsa di wilayah batas negara. Keberhasilan kegiatan ini tentu tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi yang luar biasa dari seluruh pihak yang telah bekerja keras tanpa kenal lelah sehingga rangkaian kegiatan ini dapat terselenggara dengan aman dan tertib.

Tautan artikel terkait: Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam di Rote Ndao, Bisa Kurangi Impor Garam

Ketua Tim Event Internasional Kementerian Pariwisata RI, Arya Galih Anindita memberikan ucapan selamat kepada seluruh peserta atas pencapaian, semangat dan sportivitas dalam mengikuti seluruh rangkaian perlombaan. Diharapkan event ini tidak hanya sebagai media hiburan yang menarik massa tetapi menjadi sarana edukasi dan ruang inovasi bagi UMKM lokal sehingga dapat memberikan impact yang baik bagi masyarakat di Kabupaten Belu.

Di lain pihak, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Belu, Nikolaus Umbu K. Birri, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT dan Kementerian Pariwisata RI atas dukungan, kolaborasi serta berbagai upaya yang telah dilakukan sehingga seluruh rangkaian kegiatan festival ini dapat terlaksana dengan sangat baik.

Closing Ceremony pun dihadiri oleh Dansatgas Pamtas RI-RDTL, Wadanyon A Pelopor, Perwakilan KBRI Timor Leste, Pimpinan Perbankan, elemen Forkopimda Kabupaten Belu serta jajaran terkait.

Tautan artikel terkait: Indonesia Solar Summit 2026 Perkuat Fondasi Kedaulatan Energi

Dalam momen ini pula, diumumkan para Pemenang dari tiap divisi kompetisi Garuda Championship yang telah berjalan mulai level SD seperti Lomba Mewarnai dan Lomba Cerdas Cermat, di tingkat SMP yang mencakup Lomba Rangking 1 dan Lomba Pidato, hingga di level SMA/SMK yang menyuguhkan Lomba Inovasi dan Lomba Tari Kreasi.

Di samping itu, diserahkan juga penghargaan bagi Guru Penggerak di wilayah 3T atas jasa dan daya juang tanpa henti dalam mendidik anak bangsa yang ada di kawasan perbatasan.

Kisarannya lebih dari 5.000 pengunjung yang datang memenuhi Lapangan Simpang Lima Atambua pada agenda closing ceremony ini, di mana selain menikmati pertunjukan musik yang dibawakan, ada pula sosialisasi CBP Rupiah, QRIS dan PEKA yang dikemas lewat kuis berhadiah sehingga mendongkrak antusiasme warga.

Keterlibatan dari 120 UMKM lokal juga menjadi batu pijakan penting guna mengokohkan kesiapan UMKM dalam memanfaatkan serta beradaptasi terhadap perkembangan ekonomi maupun keuangan digital.

Gairah warga pada transaksi digital turut terlihat dari digelarnya Pasar Murah sepanjang agenda Garuda Sakti Cross Border Fest 2026, yang membukukan 2.977 transaksi menggunakan QRIS.

Capaian tersebut menjadi satu di antara cerminan makin diterimanya metode pembayaran digital oleh warga sebab selain mendapatkan kemudahan dalam bertransaksi namun juga ikut menyumbang dalam memperluas ekosistem ekonomi dan keuangan digital serta memacu terciptanya transaksi yang kian efisien dan inklusif, khususnya bagi warga di wilayah perbatasan.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT bakal terus memperkuat sosialisasi mengenai Cinta Bangga Paham Rupiah dengan salah satunya melalui Pojok Literasi CBP Rupiah yang diharapkan mampu dimanfaatkan secara maksimal oleh warga Atambua sebagai ruang edukasi guna menaikkan pemahaman terkait Rupiah serta memperkokoh kesadaran akan krusialnya menjaga, merawat dan menggunakan Rupiah pada tiap transaksi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dengan selesainya Garuda Sakti Cross Border Fest 2026, spirit untuk terus menjaga kedaulatan Rupiah dan memacu kemajuan ekonomi di kawasan perbatasan diharapkan mampu terus berlanjut serta menjadi pemantik bagi daerah-daerah perbatasan lainnya di Indonesia.

Rupiah Berdaulat, Ekonomi Perbatasan Menguat.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua