OJK Yakin Pasar Modal Indonesia Sangat Resilien Hadapi Rebalancing MSCI

MO
Moch Febrianto

Editor: Yoga Susyla Utama

Rabu, 12 Agustus 2026
OJK Yakin Pasar Modal Indonesia Sangat Resilien Hadapi Rebalancing MSCI
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi, (FOTO: NET)

JAKARTA - Ketahanan pasar modal Indonesia dipercaya tetap kokoh dalam menghadapi potensi guncangan akibat hasil reviu indeks MSCI yang disiarkan menjelang pertengahan Agustus 2026. Otoritas Jasa Keuangan optimistis penyesuaian portofolio tersebut bisa diantisipasi secara matang oleh seluruh pelaku pasar.

Kepercayaan ini dilandasi oleh kondisi transaksi bursa dan kuatnya keterlibatan investor di dalam negeri, termasuk golongan ritel domestik. Pengaruh penyesuaian indeks internasional dianggap dapat diredam oleh tingginya keaktifan perdagangan pasar saham nasional.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyatakan daya tahan pasar telah terbukti pada dinamika yang terjadi sebelumnya.

"Kita sama-sama melihat waktu itu, dengan jumlah transaksi bursa yang sudah cukup dalam dan tentu kekuatan investor lainnya, investor aktif, termasuk investor domestic retail, pasar kami tetap terbukti cukup resilien menghadapi upaya atau langkah rebalancing yang harus dilakukan," kata Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK.

Kekuatan tersebut terbukti ketika rebalancing MSCI terjadi pada Mei lalu yang memberikan dampak sampai awal Juni. OJK merekam pergerakan pasar tetap tenang berkat landasan investor domestik yang kokoh.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua