Posisi Prajogo Pangestu Kembali Melorot Karena Hartanya Hilang Rp10 T
JAKARTA — Kekayaan Prajogo Pangestu lagi-lagi tergeser oleh Low Tuck Kwong cuma dalam kurun satu sesi transaksi saham.
Usai sempat menduduki takhta tertinggi jajaran konglomerat paling tajir Indonesia, Prajogo berbalik ke urutan kedua.
Kekayaan Prajogo Pangestu, taipan pemilik Barito Pacific, susut kira-kira Rp10 triliun selama kurun transaksi Senin (10/8/2026).
Padahal pada penutupan pekan kemarin, namanya masih berada di tempat paling atas daftar sosok paling kaya di tanah air.
Berdasarkan data Forbes Real Time Billionaires Index, Senin (10/8/2026), Prajogo saat ini kembali mengisi tempat kedua melalui nilai kekayaan bersih senilai US$16,5 miliar, tergerus 3,30% pada satu sesi perdagangan atau setara US$563 juta.
Pada tempat yang berbeda, Low Tuck Kwong berbalik tempat ke urutan teratas walau nilai kepemilikan bersihnya relatif tak mengalami pergeseran dari angka US$16,8 miliar.
Berdasarkan data Forbes, kekayaan bersih Low terkelupas 0,52% atau setara US$87,1 juta.
Berdasarkan catatan dari Sumbernya, pada penghujung Juli 2026, Prajogo menempati peringkat kedua lewat aset bersih sebesar US$16,1 miliar.
Maka dalam kurun sepekan lalu, nilai kekayaan Prajogo sempat melonjak US$1 miliar atau berkisar Rp17,89 triliun, sebelum akhirnya merosot kembali pada awal pekan ini.
Mengekor selanjutnya di urutan bawahnya, Robert Budi Hartono empunya Grup Djarum yang kini mengantongi kepemilikan senilai US$16,1 miliar, tergerus 0,03% atau US$5,6 juta pada satu periode transaksi.
Sedangkan Anthoni Salim, bertengger di posisi keempat lewat kekayaan bersih US$11 miliar, terangkat 0,64% atau setara US$70,2 juta.
Adapun, total kekayaan bersih Prajogo yang merupakan pemilik Grup Barito tersebut ditopang oleh beberapa lini bisnis semisal petrokimia, energi baru terbarukan, sektor pertambangan, hingga properti.
Pada Bursa Efek Indonesia (BEI), Prajogo terdata menguasai porsi beberapa saham di atas 1% selaku pemilik modal perorangan.
Merujuk pada catatan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per tanggal 31 Juli 2026, Prajogo terdaftar memegang lembaran saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) melalui porsi 71,37% atau setara 66,91 miliar lembar.
Di samping itu, Prajogo juga tercatat memiliki saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) lewat persentase 80,37% atau setara 90,35 miliar lembar.
Berikutnya, Prajogo terdaftar menggenggam kepemilikan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) dengan besaran kepemilikan senilai 5,03% atau sebanyak 4,35 miliar lembar.