Bos Danantara Sebutkan Rencana Pemangkasan 652 Entitas Perusahaan BUMN

MO
Moch Febrianto

Editor: Yoga Susyla Utama

Sabtu, 08 Agustus 2026
Bos Danantara Sebutkan Rencana Pemangkasan 652 Entitas Perusahaan BUMN
Menteri Investasi Rosan Roeslani (FOTO: NET)

JAKARTA - BP BUMN bersama BPI Danantara terus melanjutkan agenda transformasi BUMN melalui percepatan efisiensi perusahaan sebagai langkah mendirikan struktur yang lebih ramping, efektif, dan efisien.

Pimpinan BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria menyampaikan, kelak sebanyak 652 perusahaan pelat merah bakal dipangkas hingga tersisa 250 perusahaan BUMN.

"Kurang lebih nanti total yang akan kami selesaikan itu 652 perusahaan yang akan hilang. Dan sehingga nanti kami hanya akan punya 250 perusahaan," ujar Dony dalam keterangan resminya, Jumat (7/8/2026).

Hingga saat ini, sebanyak 274 entitas telah dirapikan sebagai bagian dari transformasi pengelolaan BUMN.

"Kami laporkan sebelumnya bagaimana kami melakukan streamlining. Nah, resultnya sekarang sudah 274 perusahaan yang kami lakukan streamlining," imbuhnya.

Dony pun telah melangsungkan pertemuan bersama Utusan Khusus Presiden guna membicarakan perkembangan transformasi BUMN.

Diskusi tersebut juga menyajikan sejumlah imbas positif dari transformasi yang mulai dirasakan di beberapa BUMN.

Sebagai informasi, beberapa BUMN yang masuk dalam proses penataan antara lain, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang bakal memotong 34 anak usaha.

Selanjutnya, terdapat holding BUMN Asuransi, Penjaminan, dan Investasi Indonesia Financial Group (IFG) bakal disederhanakan menjadi 12 entitas bisnis saja di dalam ekosistemnya.

Di samping itu, PT Pupuk Indonesia (Persero) turut bakal memangkas 42 unit bisnisnya hingga menyisakan 15 perusahaan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua