Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat Tipis Menjadi Rp17.923 per Dolar AS
JAKARTA - Nilai tukar mata uang rupiah ditutup pada level Rp17.923 per dolar AS dalam sesi transaksi perdagangan Kamis (6/8).
Mata uang Garuda tersebut naik sebanyak 10 basis poin atau setara 0,06 persen dari posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.
Di wilayah Asia, laju pergerakan nilai tukar terhadap dolar AS terpantau cukup bervariasi.
Yuan China mengalami pelemahan sebesar 0,02 persen, peso Filipina merosot 0,09 persen, dolar Singapura terpotong 0,09 persen, yen Jepang menurun 0,05 persen, serta won Korea Selatan terdorong turun 0,42 persen.
Pada sisi lain, ringgit Malaysia terangkat 0,09 persen dan dolar Hong Kong cenderung tidak berubah.
Pergerakan valuta asing dari negara-negara maju juga menunjukkan tren tidak seragam.
Euro Eropa tercatat melemah 0,09 persen, poundsterling Inggris merosot 0,04 persen, dolar Australia terkikis 0,29 persen, dan franc Swiss terdorong turun 0,14 persen.
Sedangkan dolar Kanada bernilai stabil di hadapan dolar AS.
Pengamat pasar uang Doo Financial Futures Lukman Leong menyebutkan rupiah berakhir menguat tipis pasca memperoleh dorongan positif dari merosotnya harga minyak mentah global dan laporan pertumbuhan ekonomi domestik.
"Rupiah ditutup menguat tipis terhadap dolar AS didukung oleh penurunan harga minyak mentah dunia di tengah harapan pembukaan kembali Selat Hormuz dan data PDB kuartal II Indonesia yang solid. Namun penguatan masih terbatas, dengan investor cenderung wait and see mengantisipasi data cadangan devisa Indonesia dan data ketenagakerjaan Amerika Serikat Non-Farm Payrolls (NFP) besok," ujar Lukman dari Sumbernya.