Sarang Burung Walet Jateng Kuasai Taiwan Dukung Akselerasi Ekspor RI

MO
Moch Febrianto

Editor: Yoga Susyla Utama

Jumat, 31 Juli 2026
Sarang Burung Walet Jateng Kuasai Taiwan Dukung Akselerasi Ekspor RI
Sarang Burung Walet Jateng (FOTO: NET)

SEMARANG - Produk sarang burung walet (SBW) yang kerap disapa sebagai emas putih kembali memperlihatkan tingginya nilai jual di pasar dunia.

Barang pangan bernilai tinggi ini berhasil menjadi idola internasional sebab dipakai sebagai bahan dasar obat tradisional serta suplemen kesehatan berkhasiat tinggi.

"Emas putih dikenal sebagai komoditas premium berpotensi ekspor berpeluang mendominasi pasar global. Tentunya berdaya saing di kancah perdagangan internasional harus berkualitas tinggi, higienis, aman dikonsumsi, bersih dari kotoran, tidak mengandung Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK). Keamanan pangan dan serangkaian tindakan karantina dari hulu hingga hilir menjadi kunci utama keberterimaan SBW di negara tujuan, "terang Hari Yuwono Ady selaku Kepala Karantina Jawa Tengah.

Keberhasilan barang mewah si emas putih masuk ke pasar Taiwan, saat ini sejumlah 1 koli, 20 kilogram bernilai 209 juta rupiah siap diantarkan lewat kargo Bandara Ahmad Yani.

Sebelumnya personel karantina melakukan pengecekan karantina secara ketat, hasilnya ditemukan puluhan kilogram SBW dalam kondisi sehat, higienis, aman dikonsumsi dan memenuhi patokan biosekuriti.

Hari menyertakan bahwa Jawa Tengah adalah salah satu daerah pemasok dominan SBW di dunia.

Mutu premium emas putih inilah yang menjadikan komoditas utama menguasai beragam negara wilayah Asia yakni Taiwan, Tiongkok, dan Hong Kong.

Nilai ekonomi luar biasa diprediksi terus memberikan devisa negara dan kesejahteraan masyarakat.

Karantina Jawa Tengah senantiasa menjamin tiap produk yang dicek memenuhi ketentuan kesehatan serta keamanan produk hewan seperti yang diatur dalam aturan berlaku dari Sumbernya.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua