Respons BNI Sekuritas Soal Isu Perundungan Pegawai yang Ramai di Medsos

MO
Moch Febrianto

Editor: Yoga Susyla Utama

Jumat, 31 Juli 2026
Respons BNI Sekuritas Soal Isu Perundungan Pegawai yang Ramai di Medsos
BNI Sekuritas (FOTO: NET)

JAKARTA - PT BNI Sekuritas angkat bicara mengenai isu dugaan aksi perundungan yang ramai menjadi perbincangan di dunia maya dan disangkutpautkan dengan seorang karyawannya.

Instansi mengutarakan telah mencermati alur diskusi publik yang terjadi dalam rentang beberapa hari terakhir.

Berdasarkan info yang dihimpun, dugaan aksi perundungan tersebut dinamakan terjadi sewaktu pihak-pihak yang terlibat masih berstatus pelajar, jauh sebelum sosok bersangkutan masuk ke BNI Sekuritas.

"BNI Sekuritas terus memantau informasi yang beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir," kata Pgs. Head of Corporate Communications BNI Sekuritas Tjut Aliffah Keumala dalam keterangan tertulis.

Permasalahan ini berawal dari tulisan seorang pengguna media sosial yang membagikan kisah masa lalu ketika menjadi korban perundungan di masa sekolah.

Unggahan itu lantas meluas di berbagai tempat, seperti Threads, X, Instagram, hingga TikTok, selepas deretan warganet mengaitkan sosok yang dimaksud dalam cerita tersebut dengan jabatannya di unit Kerja Human Capital BNI Sekuritas.

BNI Sekuritas menegaskan bahwasanya tindakan perundungan sebagai permasalahan serius sebab sanggup meninggalkan bekas mendalam bagi pihak yang merasakannya.

BNI Sekuritas menegaskan bahwasanya tindakan perundungan sebagai permasalahan serius sebab sanggup meninggalkan bekas mendalam bagi pihak yang merasakannya.

Perseroan juga menyatakan paham bahwa interaksi masih mengalir di antara para pihak sebagai bagian dari ikhtiar memperoleh penyelesaian.

Menurut pihak BNI Sekuritas, jalurnya diharapkan mampu berlanjut melalui mediasi yang lebih menyeluruh dengan tetap memberi ruang kepada tiap pihak untuk menyampaikan klarifikasi.

"Kami menghormati setiap upaya penyelesaian yang sedang ditempuh. BNI Sekuritas berharap proses komunikasi dan mediasi lanjutan dapat berlangsung secara baik, proporsional, dan menghormati kepentingan seluruh pihak," lanjut Aliffah.

Lebih jauh, BNI Sekuritas menyebutkan bakal menindaklanjuti segala informasi yang berkembang berlandaskan garis kebijakan internal perusahaan, aturan yang berlaku, serta perundang-undangan.

Pihak perseroan menggarisbawahi proses tersebut hendak dilaksanakan dengan tetap menjunjung tinggi hak seluruh pihak dan mengedepankan prinsip kehati-hatian.

BNI Sekuritas turut menegaskan ikhtiarnya untuk menjaga tata kelola perusahaan yang bersih serta mewujudkan iklim kerja yang profesional, aman, dan saling menghormati.

Perseroan menyatakan hendak terus mengamati pergerakan isu dan mengambil tindakan yang diperlukan berdasarkan hasil kajian serta data yang dihimpun.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua