Ketidakpastian Suku Bunga Fed Bayangi Rupiah dan Pasar Uang Nasional

MO
Moch Febrianto

Editor: Yoga Susyla Utama

Rabu, 29 Juli 2026
Ketidakpastian Suku Bunga Fed Bayangi Rupiah dan Pasar Uang Nasional
Ketidakpastian Suku Bunga Fed Bayangi Rupiah (FOTO: NET)

JAKARTA - Keraguan arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), menyelebungi pergerakan nilai tukar rupiah dan pasar keuangan dalam negeri.

Kondisi ini terjadi berbarengan dengan tertahannya indeks dolar AS di posisi 101,3 pada sesi perdagangan Rabu setelah sempat bergejolak di awal pekan.

Pada pasar global, The Fed diperkirakan tetap bakal mempertahankan suku bunga utamanya.

Meski demikian, terdapat sekitar sepertiga probabilitas bahwa bank sentral AS tersebut bakal menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, sebuah derajat ketidakpastian yang tergolong amat tinggi bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Para pedagang juga melihat sekitar 80 persen kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan September," tulis laporan dari Sumbernya.

Ekspektasi ini memperkuat estimasi bahwa biaya pinjaman internasional bakal tetap berada di level tinggi dalam jangka waktu lebih lama, yang berpeluang memicu tekanan arus modal keluar dari pasar berkembang seperti Indonesia.

Di samping faktor kebijakan moneter, kewaspadaan pasar di dalam negeri juga dipengaruhi oleh kembali melambungnya harga minyak dunia dan ancaman inflasi global.

Hal ini disulut oleh eskalasi konflik geopolitik yang kembali memanas di kawasan Timur Tengah.

Pihak militer AS melaporkan telah membalas serta mencegat serangan mendadak dari Iran yang membidik pasukan Amerika Serikat.

Ketegangan regional yang kembali meningkat ini menjadi atensi serius para pelaku pasar modal dan komoditas di Indonesia.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua