IHSG Anjlok 0,89 Persen Terimbas Pelemahan Rupiah Serta Tekanan Pasar!!

MO
Moch Febrianto

Editor: Yoga Susyla Utama

Rabu, 29 Juli 2026
IHSG Anjlok 0,89 Persen Terimbas Pelemahan Rupiah Serta Tekanan Pasar!!
IHSG Anjlok 0,89 Persen (FOTO: NET)

JAKARTA – Sebagian besar indeks sektoral mengalami penurunan, dengan koreksi paling tajam terjadi di sektor properti.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergerus 0,89% menuju posisi 6.30,59 pada transaksi Selasa (28/7), seiring melorotnya hampir seluruh indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sektor properti membukukan penurunan paling tajam yakni 3,25%, sedangkan konsumer noncyclical menjadi satu-satunya sektor yang mampu naik walaupun cuma 0,52%.

Pengamat Phintraco Sekuritas menganggap kemerosotan IHSG juga dipengaruhi oleh terdepresiasinya nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat (AS), yang melorot 0,41% menjadi Rp18.083 pada transaksi Selasa.

Baca Juga: Berakhir di zona merah, IHSG ambles 34% di semester I

Pelemahan rupiah saat ini, dikatakan lantaran tertekan oleh pasar global dan lokal. Dari pasar global, dolar AS kembali naik mendekati rapat Federal Reserve atau The Fed.

“Sedangkan dari domestik, investor masih bersikap wait and see di tengah meningkatnya ketidakpastian terkait penunjukkan Gubernur Bank Indonesia definitif berikutnya, yang dinilai dapat berpengaruh terhadap kebijakan bank sentral ke depannya,” kata pengamat Phintraco, pada laporan yang diberikan kepada pemodal.

Lewat teknikal, pengamat Phintraco menganggap histogram MACD pada IHSG meneruskan penyempitan dan Stochastic RSI melorot di zona pivot.

“Sehingga diperkirakan IHSG akan menguji level 6.050-6.100 pada perdagangan Rabu (29/7),” tambah pengamat Phintraco.

Sebagian besar indeks saham pada wilayah emerging market Asia Pasifik turut tergerus. KOSPI Korea Selatan anjlok 10,84%, TWSE Taiwan melorot mendekati 5%, dan SET Thailand tergerus 1,21%.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua