Kurs Mata Uang Rupiah Makin Anjlok Hingga Menembus Angka Rp 18.000

MO
Moch Febrianto

Editor: Yoga Susyla Utama

Rabu, 29 Juli 2026
Kurs Mata Uang Rupiah Makin Anjlok Hingga Menembus Angka Rp 18.000
Kurs Mata Uang Rupiah Makin Anjlok (FOTO: NET)

JAKARTA - Posisi nilai tukar rupiah terkulai di hari transaksi kelima beruntun.

Selasa (28/7), nilai rupiah di transaksi spot merosot Rp 74 atau 0,41% menjadi Rp 18.083 per dolar Amerika Serikat (AS).

Sejalan, nilai rupiah Jisdor terpuruk Rp 93 atau 0,52% menjadi Rp 18.088 per dolar AS.

Nilai rupiah Jisdor melemah empat hari beruntun.

Pasar masih memperhatikan proyeksi arah panduan moneter Indonesia selanjutnya setelah Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengundurkan diri pada Senin (27/7).

Bank Indonesia berfungsi penting pada kuantitas dan harga uang, stabilisasi rupiah, likuiditas pasar uang dan valuta asing, serta pengelolaan arus modal.

Rupiah memimpin penurunan di antara mata uang Asia.

Tindakan jual di bursa saham dan bursa modal menjadi beban bagi mata uang Asia.

Dolar Taiwan tergerus 0,34%.

Dolar Singapura tergerus 0,15%.

Ringgit Malaysia tergerus 0,12%.

Yuan China tergerus 0,12%.

Baht Thailand tergerus 0,07%.

Yen Jepang tergerus 0,05%.

Sejumlah mata uang Asia mampu menguat di tengah tekanan pasar keuangan.

Won Korea melesat 0,27%.

Rupee India melesat 0,09%.

Peso Filipina melesat 0,08%.

Dolar Hong Kong melesat 0,009%.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia menguat 0,02% menjadi 101,55.

Indeks dolar menguat dalam empat hari perdagangan beruntun.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua