Nilai Tukar Rupiah Terus Tertekan Berada di Level Rp17.969 per Dolar AS

MO
Moch Febrianto

Editor: Yoga Susyla Utama

Jumat, 24 Juli 2026
Nilai Tukar Rupiah Terus Tertekan Berada di Level Rp17.969 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah (FOTO: NET)

JAKARTA - Kurs mata uang Garuda kembali mengalami penurunan terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada saat perdagangan Kamis (23/7/2026) resmi dibuka.

Mengutip data Bloomberg tepat pukul 09.05 WIB pada transaksi spot exchange, angka kurs mata uang nasional hari ini diawali terdepresiasi sebesar 33 poin (0,18%) ke posisi Rp 17.969 per dolar AS.

Pada sesi perdagangan sebelumnya, posisi rupiah pada hari Kamis (23/7/2026) diakhiri merosot senilai 19 poin menuju Rp 17.936 per dolar AS.

Mengkaji laporan dari Sumbernya, mata uang dolar AS bergerak naik beriringan dengan melesatnya hasil imbal hasil surat utang pemerintah AS pada hari Jumat, lantaran lonjakan tarif minyak serta konflik dagang internasional yang kembali bergejolak memperbesar risiko inflasi.

Mata uang dolar AS tetap kokoh di kisaran angka tertinggi selama tiga pekan berhadapan dengan jajaran mata uang dunia pada level 101,45.

Di sisi lain, Pounds Inggris terlempar di area terendah selama tiga minggu terakhir dan ditransaksikan pada angka $ 1,3313 per dolar AS ketika perdagangan awal kawasan Asia berjalan, sesudah tersungkur mendekati 0,5% semalam dari dolar AS yang kembali menguat.

Mata uang Euro pun merasakan koreksi di posisi $ 1,1376 per dolar AS, serta cuma memperoleh sedikit dorongan atas peluang naiknya suku bunga Bank Sentral Eropa.

Sedangkan mata uang Yen Jepang masih jalan di tempat dekat titik terendah dalam kurun 40 tahun pada angka 163,86 per dolar AS.

"Dunia harus bersiap menghadapi pukulan ganda berupa tarif, karena pada dasarnya minyak adalah tarif, dan gangguan pasokan independen. Ada gangguan yang ditentukan oleh kuantitas aktual tertentu, kemudian ada guncangan harga dari tarif (perdagangan) juga," kata Vishnu Varathan, kepala strategi makro Mizuho untuk Asia-Pasifik.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua