Hasil Manis Pembinaan BNI PBSI Fajar Fikri Sabet Juara Japan Open 2026

MO
Moch Febrianto

Editor: Yoga Susyla Utama

Rabu, 22 Juli 2026
Hasil Manis Pembinaan BNI PBSI Fajar Fikri Sabet Juara Japan Open 2026
BNI PBSI Fajar Fikri Sabet Juara Japan Open 2026 (FOTO: NET)

TOKYO - Duet ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, sukses mengukir raihan cemerlang dengan menjuarai kejuaraan BWF World Tour Super 750 Japan Open 2026.

Fajar/Fikri merebut takhta juara usai mengalahkan duet ganda putra nomor satu dunia dari Korea Selatan di babak puncak di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Minggu (20/7).

Kemenangan ini merupakan pembuktian nyata dari komitmen pembinaan atlet nasional yang dijalankan secara terus-menerus oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) bersama partner utamanya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyampaikan pujian terhadap capaian manis tersebut.

Menurut dirinya, kerja sama dunia usaha dan wadah olahraga menjadi kuncinya dalam mewujudkan lingkungan bulu tangkis yang sanggup bersaing global.

“Kami mengucapkan selamat kepada Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri atas keberhasilan meraih gelar Japan Open 2026. Prestasi ini menunjukkan bahwa proses pembinaan yang konsisten, terarah, dan berkelanjutan mampu melahirkan atlet yang memiliki daya saing global,” kata Okki dalam siaran resminya, Senin (20/7).

Okki menambahkan, mahkota Japan Open 2026 terasa amat krusial sebab merupakan trofi perdana untuk Fajar/Fikri di musim 2026, setelah sebelumnya lima kali menembus laga final turnamen tingkat dunia.

Sebelum bertakhta di Jepang, Fajar/Fikri sudah mencatatkan performa stabil dengan menjadi finalis pada Korea Open 2025, Australian Open 2025, French Open 2025, Denmark Open 2025, dan Singapore Open 2026.

Pasangan tersebut juga sempat memenangi kejuaraan China Open 2025.

Bagi BNI, bantuan finansial serta operasional bagi PBSI tidak hanya soal penempatan merek, melainkan langkah strategis menghadirkan nilai bersama demi mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas.

Pengalaman bertanding di ajang internasional dinilai amat penting untuk membangun mentalitas bertanding, kemampuan adaptasi, dan daya tahan psikologis atlet kala menghadapi tekanan berat.

“Setiap turnamen merupakan bagian dari proses pembentukan atlet. Keberhasilan Fajar dan Fikri di Japan Open menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, serta pembinaan jangka panjang pada akhirnya menghasilkan prestasi yang membanggakan Indonesia,” imbuh Okki.

Langkah penguatan ekosistem olahraga nasional ini pun selaras dengan nilai dasar BNI Swadharma Bhakti Nagara menjelang usia 8 dekade, guna terus membawa nama Indonesia berkarakter unggul di ajang global.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua