4 Atlet Speed Putri Indonesia Berjuang Keras Raih Tiket Asian Games
- Kamis, 09 April 2026
JAKARTA - Empat atlet panjat tebing nomor speed putri Indonesia berhasil menunjukkan performa impresif di putaran kualifikasi World Climbing Asian Championship 2026.
Mereka berhasil menembus 16 besar, membuka peluang untuk melaju ke fase final sekaligus mengamankan tiket menuju Asian Games 2026. Keempat atlet ini adalah Desak Made Rita Kusuma Dewi, Rajiah Sallsabillah, Berthdigna Devi Surya Kusuma, dan Kadek Adi Asih.
Desak Made tampil luar biasa dengan mencatatkan waktu 6,20 detik, menjadi yang tercepat pada babak kualifikasi. Sementara Rajiah menempati posisi ketiga dengan catatan waktu terbaik 6,741 detik.
Baca JugaSamsung Galaxy A57 5G Hadir dengan Fitur Premium Harga Terjangkau
Berthdigna Devi Surya Kusuma finis di posisi kesembilan dengan waktu 6,96 detik, sedangkan Kadek Adi Asih menyelesaikan rute dalam 7,66 detik, menempati posisi ke-13.
Keempat atlet tersebut mendapat sambutan hangat dari tim pelatih dan rekan satu tim. Mereka mengaku bangga atas pencapaian awal ini, sekaligus termotivasi untuk menghadapi putaran final. “Kami akan berusaha maksimal demi mempertahankan posisi dan membuka jalan menuju Asian Games,” ujar salah satu atlet.
Putaran Final dan Strategi Laga
Keempat atlet dijadwalkan kembali berlomba pada putaran final malam hari. Mereka akan bersaing untuk memperebutkan posisi terbaik sekaligus mengamankan peluang lolos ke Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Target mereka jelas, yakni masuk minimal delapan besar agar tiket bisa dikunci.
Pelatih tim menekankan pentingnya strategi dan fokus penuh pada putaran final. “Kami sudah menyiapkan skema latihan khusus untuk menghadapi final,” kata pelatih tim. Intensitas latihan, analisis rute, dan persiapan mental menjadi kunci penting agar performa atlet tetap maksimal.
Para atlet juga melakukan simulasi lomba dan evaluasi teknik. Fokus utama adalah memperbaiki start, mempercepat gerakan di tengah lintasan, dan menjaga konsistensi di sepanjang rute. Semangat tim yang tinggi membuat peluang mereka untuk masuk delapan besar semakin terbuka.
Kesiapan Tim Speed Indonesia
Tim speed putri Indonesia memiliki modal yang cukup kuat untuk bersaing. Dengan empat atlet andal di nomor putri dan lima atlet di nomor putra, Indonesia memiliki peluang meraih posisi unggul di kedua sektor. Atlet putra yang turun antara lain Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, Raharjati Nursamsa, Antasyafi Robby Al Hilmi, dan Aditya Tri Syahria.
Sedangkan sektor speed putri diperkuat oleh Rajiah Sallsabillah, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Kadek Adi Asih, dan Berthdigna Devi Surya Kusuma. Mereka telah berlatih intensif untuk meningkatkan performa di tiap kejuaraan internasional.
“Kita akan berusaha semaksimal mungkin, bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk membawa nama baik Indonesia,” ujar salah satu atlet putri.
Kesiapan mental dan fisik menjadi faktor penting dalam persaingan ini. Semua atlet menjalani pemanasan, latihan refleks, dan strategi mental agar tetap fokus di bawah tekanan. Konsistensi latihan selama beberapa bulan terakhir diharapkan menjadi modal kuat untuk menghadapi tantangan final.
Peran Federasi dan Dukungan Tim
Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirim total 16 atlet pada kejuaraan ini. Mereka terbagi dalam tiga disiplin, yakni sembilan atlet nomor speed serta tujuh atlet nomor lead dan boulder. Dukungan dari federasi mencakup fasilitas latihan, coaching staff, dan evaluasi performa secara berkala.
Selain itu, federasi memonitor kondisi atlet dan memberikan strategi untuk menghadapi lawan dari berbagai negara. Mereka juga memastikan atlet mendapatkan istirahat dan pemulihan optimal sebelum putaran final. “Kami yakin dukungan ini akan memberikan motivasi tambahan agar atlet tampil maksimal,” kata perwakilan federasi.
Dukungan dari rekan satu tim juga dirasakan para atlet. Mereka saling berbagi tips, semangat, dan analisis rute lomba. Keterikatan tim yang kuat diharapkan membawa energi positif saat menghadapi babak final.
Jalur Asian Games dan Target Medali
Untuk bisa lolos ke Asian Games 2026, minimal delapan besar pada akhir kejuaraan menjadi syarat utama. Indonesia sebelumnya sudah memastikan tiga wakil tampil melalui jalur kualifikasi sebelumnya. Mereka adalah Putra Tri Ramadani (lead putra), Sukma Lintang Cahyani (lead putri), dan Ravianto Ramadhan (boulder putra).
Di sektor lead putra, Indonesia menurunkan Musauwir, Mahesa Caesar, Muhammad Ramzi Firmansyah, Muhammad Rizky Syahrafli, serta Raviandi Ramadhan yang juga turun di nomor boulder. Sedangkan sektor lead putri diwakili Nur Diatul Jannah dan Alma Ariella Tsany. Semua atlet menargetkan posisi terbaik dan medali bagi Indonesia.
Keberhasilan empat atlet speed putri di babak kualifikasi menjadi sinyal positif. Mereka berpeluang menjadi wakil andalan Indonesia di Asian Games 2026. Dengan persiapan matang, dukungan tim, dan fokus penuh, asa meraih tiket ke Aichi-Nagoya tetap terbuka lebar.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Garuda Optimis Tampil Maksimal dan Rebut Tiket Final Piala AFF Futsal 2026
- Kamis, 09 April 2026
Tonjiru Soup Hangat Ala Jepang, Sup Praktis dan Comforting untuk Keluarga
- Kamis, 09 April 2026
Ramalan Shio Besok: Naga, Ular, Kuda, Kambing Alami Keberuntungan Positif
- Kamis, 09 April 2026












