Permata Bank Bagikan Dividen Serta Lakukan Pembaruan Struktur Direksi Terbaru
- Kamis, 09 April 2026
JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2026 Permata Bank menyepakati pembagian dividen serta pengangkatan anggota direksi baru.
Pemegang saham juga menyetujui Laporan Tahunan 2025 dan pengangkatan kembali anggota Dewan Komisaris dan Direksi untuk periode 2026–2029. Dalam keputusan tersebut, dividen bruto sebesar Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham disetujui untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025.
Direktur Utama Permata Bank, Meliza M. Rusli, menjelaskan, sepanjang 2025 bank telah konsisten menghadirkan inovasi layanan dan meningkatkan efisiensi operasional.
Baca Juga
“Sepanjang tahun 2025, Bank secara konsisten menghadirkan inovasi layanan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik dan berkelanjutan,” ucap Meliza. Langkah ini juga bertujuan untuk menciptakan nilai tambah bagi nasabah dan seluruh pemangku kepentingan.
Strategi Pertumbuhan dan Layanan Nasabah
Dengan dukungan Bangkok Bank sebagai pemegang saham pengendali, Permata Bank fokus memberikan layanan terbaik. Bank ingin memperkuat hubungan jangka panjang dengan nasabah melalui layanan yang relevan.
“Kami ingin membangun Bank yang tumbuh bersama nasabah serta memperdalam hubungan jangka panjang melalui layanan yang relevan, dengan menjadi bank pilihan dan utama untuk memenuhi kebutuhan layanan perbankan sehari-hari,” jelas Meliza.
Bank juga menekankan pentingnya memenuhi kebutuhan berbagai segmen, mulai dari individual, bisnis, hingga keluarga lintas generasi. Dengan strategi ini, bank diharapkan mampu mempertahankan loyalitas nasabah. Selain itu, inovasi digital dan layanan personal menjadi fokus untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.
Susunan Dewan Komisaris Permata Bank
RUPS juga menetapkan susunan Dewan Komisaris untuk periode baru. Komisaris Utama dijabat Chartsiri Sophonpanich, sementara Chong Toh, Niramarn Laisathit, dan Chalit Tayjasanant menjadi komisaris. Komisaris independen terdiri atas Haryanto Sahari, Goei Siauw Hong, Yap Tjay Soen, dan Riswinandi.
Keberadaan komisaris independen diharapkan memperkuat prinsip tata kelola perusahaan yang transparan. Mereka memiliki peran strategis dalam memberikan arahan serta pengawasan terhadap kebijakan operasional bank. Dewan Komisaris juga akan mendukung pengembangan bisnis dan inovasi produk secara berkelanjutan.
Susunan Direksi Permata Bank
Direksi Permata Bank terdiri dari beberapa jajaran profesional yang bertanggung jawab atas berbagai unit bisnis. Direktur Utama adalah Meliza Musa Rusli, sementara Direktur Kepatuhan dijabat Dhien Tjahajani.
Direktur lainnya antara lain Dayan Sadikin, Setiatno Budiman, Rudy Basyir Ahmad yang juga menangani Unit Usaha Syariah, Eddie Sajoga, Evi, Ahmad Mikail Madjid, dan Sorakrit Phruthanontachai.
Setiap anggota direksi memiliki peran spesifik dalam mengembangkan layanan perbankan dan menjaga stabilitas operasional. Mereka bekerja sama memastikan bank tetap adaptif menghadapi tantangan pasar. Direksi juga bertugas menjaga kualitas layanan dan mengoptimalkan pertumbuhan aset serta likuiditas bank.
Dewan Pengawas Syariah dan Layanan Syariah
Permata Bank juga memiliki Dewan Pengawas Syariah untuk memastikan kesesuaian operasi dengan prinsip syariah. Ketua Dewan Pengawas Syariah dijabat Prof. Dr. H. Jaih, SE., MH., M.Ag, dengan anggota Asep Supyadillah dan Habibullah. Dewan ini berperan penting dalam memantau serta memberikan arahan terkait produk dan layanan syariah bank.
“Kami ingin memastikan seluruh layanan dan produk syariah berjalan sesuai prinsip dan memberikan manfaat bagi nasabah,” jelas Meliza. Kehadiran Dewan Pengawas Syariah juga mendukung inovasi produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan pengawasan ini, layanan syariah diharapkan dapat berkembang secara sehat dan berkelanjutan.
Dampak dan Prospek Pertumbuhan Bank
Pembagian dividen dan pembaruan struktur direksi menjadi langkah strategis untuk memperkuat kinerja bank. Langkah ini menunjukkan komitmen manajemen terhadap tata kelola yang baik serta penciptaan nilai tambah bagi pemegang saham.
Dengan dukungan pemegang saham utama, bank terus berupaya meningkatkan inovasi layanan dan ekspansi bisnis.
Bank menargetkan pertumbuhan yang berkelanjutan melalui kombinasi efisiensi operasional, pengembangan produk, dan digitalisasi layanan. Inovasi layanan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak nasabah di berbagai segmen.
Selain itu, kolaborasi antara Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah memastikan operasional bank berjalan optimal.
Meliza menekankan pentingnya layanan yang relevan dan adaptif dalam menghadapi perubahan kebutuhan nasabah. “Kami ingin memperkuat kepercayaan nasabah melalui layanan yang relevan, efisien, dan inovatif. Hal ini menjadi fondasi bagi pertumbuhan bank yang berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan strategi ini, Permata Bank menegaskan komitmen menjadi bank pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan finansial sehari-hari. Langkah-langkah strategis ini juga mendukung pencapaian target bisnis dan ekspansi produk secara nasional.
Bank berharap pertumbuhan yang stabil dapat memberikan manfaat luas bagi nasabah dan seluruh pemangku kepentingan.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Investor Kripto Indonesia Tembus 21 Juta, Pertumbuhan Masih Terus Berlanjut
- Kamis, 09 April 2026
Stabilitas Rupiah Masih Jadi Prioritas BI Meskipun Cadangan Devisa Turun
- Kamis, 09 April 2026












