Rabu, 08 April 2026

Pertumbuhan Pesat Pembiayaan PayLater Perusahaan Catat Rekor Tertinggi Tahun Ini

Pertumbuhan Pesat Pembiayaan PayLater Perusahaan Catat Rekor Tertinggi Tahun Ini
Pertumbuhan Pesat Pembiayaan PayLater Perusahaan Catat Rekor Tertinggi Tahun Ini

JAKARTA - Kinerja pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) perusahaan pembiayaan terus menunjukkan tren positif. 

Per Februari 2026, total penyaluran pembiayaan tercatat sebesar Rp 12,59 triliun. Pertumbuhan ini menandakan BNPL semakin menjadi pilihan masyarakat dalam mengelola pembayaran secara fleksibel.

Lonjakan pertumbuhan BNPL mencapai 53,53% secara Year on Year (YoY). Angka ini menegaskan bahwa perusahaan pembiayaan semakin agresif dalam memperluas jangkauan layanan. Peningkatan ini terjadi di tengah kebutuhan konsumen untuk mengakses pembiayaan jangka pendek dengan mudah.

Baca Juga

Wajib Pajak Dimudahkan Laporkan SPT Nihil dengan Fitur Coretax Mobile

Perlambatan Pertumbuhan Dibanding Bulan Sebelumnya

Meski tren tahunan positif, pertumbuhan BNPL per Februari 2026 melambat dibanding posisi Januari 2026. Januari mencatat pertumbuhan 71,13% YoY dengan total pembiayaan Rp 12,18 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa meski pasar BNPL masih berkembang, laju pertumbuhannya mulai menyesuaikan dengan kondisi pasar.

Perlambatan pertumbuhan juga terlihat jika dibandingkan posisi Desember 2025. Desember mencatat pertumbuhan 75,05% YoY menjadi Rp 11,94 triliun. Tren ini menunjukkan fluktuasi alami dalam penetrasi BNPL di masyarakat.

Meski terjadi perlambatan, angka pertumbuhan tetap jauh di atas rata-rata industri keuangan konvensional. Hal ini memperlihatkan potensi besar BNPL sebagai instrumen pembiayaan alternatif. Pasar masih terbuka lebar untuk inovasi layanan pembayaran digital.

Stabilitas Non Performing Financing (NPF) BNPL

Kualitas pembiayaan tetap menjadi perhatian utama perusahaan pembiayaan. NPF gross BNPL per Februari 2026 tercatat sebesar 2,79%. Angka ini sedikit meningkat dibanding posisi Januari 2026 yang sebesar 2,77%.

Kenaikan NPF yang minimal menunjukkan pengelolaan risiko pembiayaan tetap terkendali. Perusahaan pembiayaan memanfaatkan berbagai strategi untuk menjaga kualitas portofolio BNPL. Hal ini menjadi bukti bahwa pertumbuhan pembiayaan tidak mengorbankan stabilitas keuangan.

Pengawasan terhadap NPF juga mencerminkan disiplin internal yang ketat. Penilaian kredit dan monitoring transaksi pengguna diterapkan secara konsisten. Dengan demikian, risiko gagal bayar tetap berada pada level yang aman.

Dampak Pertumbuhan BNPL terhadap Pasar dan Konsumen

Pertumbuhan BNPL memiliki efek positif terhadap perilaku konsumen. Layanan ini memberikan fleksibilitas pembayaran yang lebih luas. Konsumen dapat membeli barang atau jasa sesuai kebutuhan tanpa harus menunggu gaji atau penghasilan tambahan.

Selain itu, pertumbuhan BNPL mendukung peningkatan transaksi di sektor ritel. Merchant memperoleh peluang untuk meningkatkan penjualan dengan metode pembayaran digital. Fenomena ini menandakan integrasi layanan BNPL ke dalam aktivitas belanja harian masyarakat.

Peningkatan penetrasi BNPL juga mendorong inklusi keuangan. Masyarakat yang sebelumnya sulit mengakses pembiayaan konvensional kini dapat memanfaatkan layanan ini. Dengan demikian, manfaat ekonomi dan sosial dari BNPL semakin terasa.

Strategi Perusahaan Pembiayaan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Perusahaan pembiayaan berfokus pada pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan. Ekspansi layanan disertai dengan penguatan manajemen risiko. Hal ini memastikan BNPL tetap dapat diakses oleh konsumen tanpa membahayakan stabilitas keuangan perusahaan.

Strategi lainnya termasuk penerapan prinsip responsible lending. Perusahaan mendorong konsumen untuk menggunakan BNPL secara bijak dan terukur. Edukasi keuangan juga diberikan agar pengguna memahami cara mengatur pembayaran dan menghindari risiko overlimit.

Dengan strategi ini, perusahaan pembiayaan berharap BNPL tidak hanya sebagai alat transaksi sesaat. Layanan ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat dalam mengelola keuangan. Pertumbuhan yang stabil akan mendukung ekosistem keuangan digital secara keseluruhan.

Prospek dan Tantangan ke Depan

Ke depan, BNPL diproyeksikan terus tumbuh seiring meningkatnya adopsi teknologi pembayaran digital. Perusahaan pembiayaan akan terus memperluas jangkauan ke berbagai segmen pasar. Hal ini termasuk penetrasi ke kota-kota kecil dan wilayah non-metropolitan.

Tantangan utama adalah menjaga kualitas pembiayaan tetap stabil. Pengawasan NPF dan edukasi pengguna menjadi kunci untuk mencegah risiko kredit macet. Perusahaan pembiayaan juga perlu menyesuaikan layanan dengan kebutuhan konsumen yang terus berkembang.

Pertumbuhan BNPL yang terukur akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas. Konsumen memperoleh kemudahan pembayaran, merchant mendapat peningkatan transaksi, dan perusahaan pembiayaan menjaga portofolio tetap sehat. Dengan demikian, BNPL menjadi instrumen yang mendukung pertumbuhan ekonomi digital secara menyeluruh.

Alif Bais Khoiriyah

Alif Bais Khoiriyah

wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Permata Bank Angkat Direktur Baru, Dorong Inovasi Layanan Modern

Permata Bank Angkat Direktur Baru, Dorong Inovasi Layanan Modern

Pemerintah Siapkan Aturan Pajak Baru untuk Lindungi UMKM Nasional

Pemerintah Siapkan Aturan Pajak Baru untuk Lindungi UMKM Nasional

Harga Emas Antam Melonjak Tajam, Program Buyback Meningkat Signifikan

Harga Emas Antam Melonjak Tajam, Program Buyback Meningkat Signifikan

Harga Emas Perhiasan Terbaru Tetap Stabil, Prospek Investasi Masih Menjanjikan

Harga Emas Perhiasan Terbaru Tetap Stabil, Prospek Investasi Masih Menjanjikan

IHSG Menguat di Tengah Sentimen Positif, Saham Hari Ini Bergerak Naik

IHSG Menguat di Tengah Sentimen Positif, Saham Hari Ini Bergerak Naik