JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi secara resmi menutup pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way lokal sepenggal presisi arus balik Lebaran 2026.
Keputusan ini diambil setelah volume kendaraan yang kembali ke Jakarta mulai melandai. Pihak berwenang memastikan kondisi lalu lintas kini terkendali di sejumlah titik krusial.
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa hingga pukul 22.00 WIB, tercatat 2,9 juta kendaraan telah memasuki wilayah Jakarta. Angka ini menunjukkan sekitar 86 persen kendaraan arus balik sudah kembali ke ibu kota. Rivan menambahkan bahwa perhitungan total kendaraan akan terus dilakukan hingga pagi hari untuk memastikan data lengkap.
Baca JugaMentan Andi Amran Tekankan Hilirisasi untuk Perkuat Ekonomi Nasional Indonesia
Penutupan one way lokal dilakukan dengan mempertimbangkan kelancaran perjalanan. Rekayasa lalu lintas sebelumnya diterapkan untuk mengantisipasi kepadatan di titik-titik tertentu. Dengan kondisi arus yang mulai normal, kebijakan ini dianggap tidak lagi diperlukan.
Indikator Kelancaran Arus Balik
Rivan menjelaskan bahwa indikator kelancaran terlihat dari Volume-to-Capacity Ratio (V/C Ratio) di berbagai ruas tol. Angka V/C di GT 414 Kalikangkung tercatat 0,3, sementara Palikanci 0,28. Tol Cipali menunjukkan 0,22 dan Cikatama 0,36, semuanya jauh di bawah batas normal.
Rasio rendah ini menjadi bukti bahwa kepadatan kendaraan telah berkurang secara signifikan. Jalan tol dapat menampung kendaraan arus balik dengan lancar. Dengan demikian, arus balik tidak lagi menimbulkan antrean panjang seperti pada puncak Lebaran sebelumnya.
Pemantauan V/C Ratio menjadi dasar pengambilan keputusan untuk menormalkan jalur. Pihak pengelola dapat memastikan prioritas pengaturan lalu lintas tetap optimal. Hal ini membantu arus kendaraan bergerak lebih efisien hingga seluruh pemudik tiba di tujuan.
Penyesuaian Lalu Lintas dan Penghentian One Way
Menhub Dudy menegaskan bahwa rekayasa one way lokal sepenggal presisi sudah tidak diperlukan. Keputusan ini berdasarkan data terbaru yang menunjukkan kelancaran arus. Jalur tol kini kembali normal, dan kendaraan dapat bergerak tanpa batasan rekayasa khusus.
Meski demikian, pihak berwenang tetap mengimbau masyarakat untuk waspada di perjalanan. Pengendara diminta selalu mematuhi arahan petugas di lapangan. Hal ini bertujuan menjaga keselamatan setiap orang hingga perjalanan selesai dengan aman.
Penutupan one way juga menjadi bentuk evaluasi strategi lalu lintas. Menhub menegaskan bahwa kebijakan sebelumnya sangat membantu mengurai kepadatan. Dengan kondisi saat ini, arus balik dapat dikelola lebih efektif tanpa rekayasa tambahan.
Imbauan Keselamatan dan Kepatuhan
Menhub Dudy menyampaikan bahwa meski jalur telah dinormalkan, pengendara harus tetap berhati-hati. Instruksi petugas di lapangan menjadi acuan utama saat perjalanan. Kesadaran pengguna jalan menjadi kunci kelancaran arus balik hingga tujuan akhir.
Masyarakat diminta untuk mengikuti arahan dan petunjuk setiap saat. Kondisi ini berlaku untuk seluruh ruas tol yang sebelumnya mengalami kepadatan. Dengan kepatuhan pengendara, risiko kecelakaan dan gangguan lalu lintas dapat diminimalkan.
Pemerintah terus mengingatkan pentingnya keselamatan selama perjalanan. Arahan ini diberikan untuk memastikan perjalanan Lebaran tahun ini tetap aman dan lancar. Kesadaran masyarakat menjadi faktor utama kesuksesan pengelolaan arus balik.
Apresiasi dan Dukungan Publik
Menhub Dudy juga menyampaikan apresiasi kepada media yang terus memberikan informasi terkini. Dukungan ini membantu masyarakat mengetahui kondisi arus balik secara real time. Informasi akurat memungkinkan pengendara merencanakan perjalanan dengan lebih aman.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan arus balik tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak. Petugas tol, kepolisian, dan pemerintah daerah berperan penting menjaga kelancaran arus. Semua pihak berkontribusi memastikan perjalanan aman, lancar, dan terjaga keselamatannya.
Dudy menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya keselamatan di jalan. Arus balik yang melandai saat ini menunjukkan efektivitas pengelolaan lalu lintas. Dengan kondisi terkendali, seluruh pemudik dapat kembali ke aktivitas sehari-hari dengan nyaman.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Wuling Hongguang Mini EV Generasi Kelima Tawarkan Mobil Listrik Terjangkau
- Senin, 30 Maret 2026
BMKG Imbau Kewaspadaan Tinggi Menghadapi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- Senin, 30 Maret 2026
Menteri PU Usulkan Pekalongan Jadi Prioritas Pembangunan Giant Sea Wall
- Senin, 30 Maret 2026












