Tips Menikmati Gorengan Aman untuk Buka Puasa Tanpa Risiko Kesehatan
- Sabtu, 14 Maret 2026
JAKARTA - Menu buka puasa seringkali identik dengan berbagai jenis takjil.
Salah satu yang paling digemari adalah gorengan karena rasa gurih dan teksturnya yang renyah. Makanan ini membuat banyak orang merasa puas saat berbuka setelah seharian menahan lapar.
Meski demikian, sebagian orang menganggap gorengan kurang sehat jika dikonsumsi untuk berbuka puasa. Dokter spesialis penyakit dalam, Waluyo Dwi Cahyono, menekankan gorengan sebenarnya boleh dimakan, asalkan ada batasan. "Bukan berarti berbuka nggak boleh pakai gorengan, boleh aja," ujarnya.
Baca JugaMenu Sahur Praktis dari Ubi, Mengenyangkan dan Tetap Sehat di Bulan Puasa
Kuncinya adalah mengonsumsi gorengan secara bijak dan tidak berlebihan. Menikmati gorengan sebagai pembuka lebih aman daripada langsung memakannya dalam porsi banyak. Hal ini juga membantu lambung beradaptasi setelah kosong seharian.
Batasan Konsumsi dan Risiko Kesehatan
Gorengan biasanya mengandung karbohidrat dan minyak yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi terlalu banyak, karbohidrat berlebihan dapat memicu naiknya kadar gula darah. Minyak yang digunakan juga berpotensi mengandung lemak jenuh yang tidak baik jika dikonsumsi berlebih.
Selain itu, pola makan yang langsung banyak dapat memicu gangguan lambung. "Prinsipnya tidak boleh mengenyangkan langsung. Hanya untuk membatalkan saja," jelas Waluyo. Mengisi lambung terlalu penuh sekaligus berisiko menimbulkan refluks asam lambung atau GERD.
Mengatur porsi gorengan dan makanan lain saat buka puasa penting agar pencernaan tetap nyaman. Dengan pengaturan yang tepat, gorengan tetap bisa dinikmati tanpa risiko kesehatan berlebihan.
Tahapan Konsumsi Makanan Saat Berbuka
Idealnya, kapasitas lambung dibagi menjadi tiga bagian saat berbuka. Sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk cairan, dan sepertiga sisanya udara. Konsep ini membantu tubuh mencerna makanan dengan lebih baik.
Waluyo menyarankan proses makan dilakukan secara bertahap, dimulai dari minuman manis atau kurma sebelum salat maghrib. Setelah salat, barulah makanan utama dikonsumsi. "Karena lambung tadinya kosong, kita nggak boleh langsung diisi mendadak gitu, jadi bertahap," tuturnya.
Cara bertahap ini juga berlaku untuk gorengan. Mengonsumsinya setelah minuman manis atau kurma membuat lambung lebih siap menerima lemak dan karbohidrat. Pola ini mencegah gangguan pencernaan dan membuat berbuka lebih nyaman.
Keseimbangan Gizi Selama Puasa
Selain membatasi gorengan, menjaga keseimbangan gizi sangat penting. Makanan bersantan atau tinggi lemak sebaiknya diimbangi dengan sayur dan buah. Hal ini membantu sistem pencernaan tetap sehat dan mengurangi risiko sembelit.
"Kalau memang itu banyak lemak dan santan, kita harus mengimbangi dengan memakan sayur dan buah-buahan untuk membantu pencernaan kita supaya nggak sembelit," kata Waluyo. Mengombinasikan gorengan dengan sayur atau buah membuat menu buka puasa lebih seimbang.
Menjaga keseimbangan gizi juga penting agar tubuh tetap bertenaga sepanjang puasa. Porsi makan yang terkontrol membantu mencegah kenaikan berat badan atau gangguan metabolisme. Dengan pola makan yang tepat, berbuka puasa tetap menyenangkan tanpa mengorbankan kesehatan.
Tips Aman Menikmati Gorengan
Waluyo menekankan pentingnya memperhatikan porsi dan frekuensi mengonsumsi gorengan. Tidak disarankan memakannya dalam jumlah banyak setiap hari. Mengonsumsi gorengan sesekali dengan porsi kecil sudah cukup untuk menikmati rasa gurihnya.
Memilih gorengan yang digoreng dengan minyak bersih dan tidak terlalu lama juga memengaruhi kualitasnya. Tekstur renyah tetap terasa tanpa membuat makanan terlalu berminyak. Dengan begitu, gorengan tetap menjadi menu buka puasa yang aman dan lezat.
Pola konsumsi yang bijak membuat gorengan tetap bisa dinikmati bersama keluarga. Mengombinasikannya dengan minuman sehat, kurma, dan sayuran membuat tubuh tetap fit selama puasa. Dengan memperhatikan porsi dan tahapan konsumsi, gorengan tetap menjadi pilihan yang menyenangkan untuk buka puasa.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pemerintah Dorong Pemerataan Penguasaan Tanah Melalui Redistribusi Tanah di Pati
- Sabtu, 14 Maret 2026
Berita Lainnya
Olahan Daging Tanpa Santan yang Tetap Lezat dan Cocok untuk Hidangan Lebaran
- Sabtu, 14 Maret 2026
Minum Air Cukup Membantu Menjaga Kesehatan Ginjal Secara Alami dan Efektif
- Sabtu, 14 Maret 2026
Netflix Siapkan Sekuel Baru Serial KPop Demon Hunters yang Dinanti Penggemar
- Sabtu, 14 Maret 2026











