Samsung Galaxy A57 Hadir dengan Performa Tangguh dan Desain Premium Menarik
- Sabtu, 14 Maret 2026
JAKARTA - Samsung kembali menghadirkan Galaxy A57 sebagai pilihan menarik di kelas menengah.
Ponsel ini menjanjikan pengalaman mirip flagship dengan peningkatan performa, kamera lebih canggih, dan desain elegan. Lalu, apa saja spesifikasi lengkapnya dan bagaimana perbedaan dengan Galaxy A37?
Desain dan Layar Premium
Galaxy A57 dibekali layar Super AMOLED 6,6 inci dengan refresh rate 120Hz yang membuat animasi dan scrolling terasa lebih halus. Desainnya ramping dengan bezel tipis sehingga kesan premium terasa tanpa masuk ke harga flagship. Galaxy A37 juga memiliki layar AMOLED 120Hz, tetapi material dan finishing A57 terasa lebih solid dan modern.
Baca JugaPerforma Optimal dan Layar Maksimal Membuat Infinix Note 60 Ultra Semakin Menarik
Pengguna yang hobi bermain gim atau menjelajah media sosial akan merasakan perbedaan nyata. “Layar ini enak banget buat scrolling dan main game,” ujar salah satu pengguna. Sementara itu, A37 tetap nyaman untuk kebutuhan harian, tetapi tidak sehalus animasi di A57.
Performa Lebih Cepat dan Multitasking Lancar
Dapur pacu Galaxy A57 ditenagai chipset Exynos seri terbaru 1.6, lebih efisien dan bertenaga dibanding generasi sebelumnya. RAM hingga 12GB dan penyimpanan 256GB membuat ponsel ini tangguh untuk gaming kelas menengah, editing ringan, multitasking aplikasi berat, dan aktivitas harian intens. Galaxy A37 menawarkan opsi RAM 6–8GB dan performa cukup untuk media sosial, streaming, dan komunikasi ringan.
“Kalau mau main game berat, A57 jelas lebih smooth,” komentar seorang pengguna. A57 lebih cocok untuk mereka yang butuh performa lebih tinggi dan penggunaan jangka panjang. Sementara A37 tetap layak dipertimbangkan bagi pengguna yang fokus pada aktivitas standar.
Kamera 50MP dengan OIS Lebih Stabil
Galaxy A57 mempertahankan kamera utama 50MP dengan OIS, plus kamera ultrawide lebih tinggi dan sensor tambahan untuk makro atau depth. OIS membuat foto dan video lebih stabil terutama dalam kondisi minim cahaya. Galaxy A37 juga memiliki kamera 50MP, tetapi kamera pendukungnya sedikit di bawah A57 sehingga perbedaan terlihat saat memotret lanskap atau grup.
“Mode ultrawide A57 hasilnya lebih detail dan tajam,” kata pengguna lain. Sensor tambahan pada A57 memungkinkan fleksibilitas lebih saat memotret berbagai objek. Sedangkan A37 tetap mampu menghasilkan foto memuaskan, tetapi sedikit kalah dalam stabilitas dan detail.
Baterai 5.000mAh dan Fast Charging 45W
Kedua ponsel sama-sama dibekali baterai 5.000mAh dan mendukung pengisian cepat 45W. Daya tahan baterai diperkirakan mampu bertahan seharian penuh untuk penggunaan normal. Fast charging 45W yang dulu hadir di lini flagship kini menjadi standar di kelas menengah.
“Pengisian cepat ini bikin nggak khawatir kalau baterai habis mendadak,” ungkap pengguna Galaxy A57. Dengan fitur ini, pengguna tetap bisa beraktivitas tanpa harus menunggu lama saat mengisi daya. A37 juga mendukung fast charging, sehingga daya tahan dan pengisian tetap efisien.
Perbandingan Harga dan Pilihan Sesuai Kebutuhan
Di Indonesia, Galaxy A57 dibanderol sekitar Rp6–7 jutaan tergantung varian RAM dan penyimpanan. Galaxy A37 lebih terjangkau, sekitar Rp5 jutaan hingga awal Rp6 jutaan, dengan perbedaan harga sekitar Rp1 jutaan. Harga ini mencerminkan performa premium, kamera fleksibel, dan desain lebih modern A57 dibanding A37 yang fokus value for money.
Bagi pengguna yang mengutamakan performa tinggi dan kamera canggih, A57 menjadi pilihan tepat. Namun jika kebutuhan lebih sederhana dan harga lebih ramah kantong, A37 tetap layak dipertimbangkan. Strategi ini memungkinkan Samsung mengisi dua segmen berbeda tanpa saling “memakan” pasar sendiri, sehingga konsumen memiliki opsi sesuai kebutuhan.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pemerintah Dorong Pemerataan Penguasaan Tanah Melalui Redistribusi Tanah di Pati
- Sabtu, 14 Maret 2026
Berita Lainnya
Xiaomi Pad 8 Series Gabungkan Kinerja Tablet dan Produktivitas Setara Laptop
- Sabtu, 14 Maret 2026












