BMKG Prediksi Jakarta Berawan Seharian dengan Potensi Hujan Ringan Menjelang Malam
- Jumat, 13 Februari 2026
JAKARTA - Jakarta diperkirakan akan mengalami cuaca berawan di pagi hari dengan suhu sekitar 26–27 derajat Celcius.
Kelembapan udara tercatat 79–85 persen dengan angin bertiup 8–21 km/jam. Kondisi ini memberikan suasana yang sejuk namun tetap lembap bagi aktivitas pagi penduduk ibu kota.
Memasuki siang hari, cuaca masih diperkirakan berawan dengan peningkatan suhu mencapai 28 derajat Celcius. Kelembapan udara menurun sedikit menjadi 76–81 persen, sedangkan kecepatan angin berkisar 10,5–21,5 km/jam. Warga disarankan menyesuaikan aktivitas luar ruangan dengan kondisi ini agar tetap nyaman.
Baca Juga
Suhu dan kelembapan yang stabil pada siang hari mendukung aktivitas warga, terutama yang beraktivitas di luar rumah. Meski berawan, matahari kemungkinan tetap terlihat sesekali. Kondisi ini menjadi petunjuk bagi masyarakat untuk tetap memantau perubahan cuaca menjelang sore.
Cuaca Sore dan Peralihan Malam
Pada sore hari, Jakarta diperkirakan masih berawan dengan suhu 27–28 derajat Celcius. Kelembapan udara tercatat 77–79 persen dan angin bertiup 7,8–17 km/jam. Warga yang beraktivitas di luar ruangan tetap dianjurkan waspada terhadap kemungkinan perubahan mendadak, terutama di daerah rawan genangan.
Menjelang malam, sebagian besar wilayah Jakarta akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Suhu udara diperkirakan 25–28 derajat Celcius dengan kelembapan mencapai 76–91 persen. Angin pada malam hari bertiup lebih lambat, sekitar 2,9–4,8 km/jam, sehingga hujan kemungkinan turun secara merata di wilayah daratan.
Hujan malam ini diperkirakan tidak terjadi di Kepulauan Seribu, sehingga aktivitas nelayan dan wisatawan di pulau-pulau tersebut tetap dapat berjalan normal. Warga diminta mempersiapkan payung atau jas hujan untuk bepergian. Kondisi ini juga menjadi peringatan bagi pengendara untuk ekstra hati-hati di jalan.
Prediksi Dini Hari dan Awal Sabtu
BMKG memperkirakan hujan akan berlanjut hingga dini hari di sebagian besar wilayah Jakarta. Intensitas hujan sedang diperkirakan terjadi, sementara Jakarta Utara akan mengalami hujan ringan. Suhu udara berkisar 24–26 derajat Celcius dengan kelembapan 88–93 persen dan angin bertiup 2,5–15,5 km/jam.
Kondisi dini hari yang lembap ini dapat meningkatkan risiko genangan air di beberapa titik rawan banjir. Warga yang memiliki aktivitas malam atau dini hari disarankan untuk memantau informasi cuaca terbaru. Pemerintah daerah juga diminta bersiaga menghadapi potensi genangan akibat hujan merata.
Prediksi dini hari ini menjadi acuan bagi warga untuk menyesuaikan aktivitas luar ruangan. Selain itu, potensi hujan yang merata di Jakarta memengaruhi transportasi, baik darat maupun udara. Perencanaan perjalanan sebaiknya mempertimbangkan kemungkinan keterlambatan akibat kondisi jalan dan lalu lintas.
Kesiapsiagaan Warga Menghadapi Hujan
Dengan prakiraan hujan malam dan dini hari, masyarakat diminta menyiapkan langkah antisipatif. Penggunaan jas hujan, payung, dan perlindungan terhadap barang elektronik dianjurkan. Hal ini penting agar aktivitas tetap berjalan lancar tanpa terganggu hujan mendadak.
Kendaraan yang diparkir di luar rumah sebaiknya dilindungi atau dipindahkan ke tempat aman. Jalanan yang licin saat hujan dapat menyebabkan kecelakaan, sehingga pengendara diimbau ekstra hati-hati. Warga juga diminta memperhatikan area rawan genangan untuk menghindari risiko banjir.
Selain itu, pemantauan rutin terhadap kondisi cuaca dapat membantu masyarakat merencanakan kegiatan. Informasi dari pihak berwenang atau aplikasi cuaca dapat dijadikan acuan. Kesiapsiagaan ini menjadi langkah penting agar masyarakat tetap nyaman dan aman menghadapi cuaca berawan dan hujan.
Dampak Cuaca terhadap Aktivitas dan Kesehatan
Hujan yang turun di malam hari dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari warga, terutama transportasi dan kegiatan luar ruangan. Warga disarankan menyesuaikan rencana perjalanan agar tidak terganggu cuaca. Kondisi berawan dan lembap juga meningkatkan risiko masuk angin dan pilek, sehingga penting menjaga kesehatan tubuh.
Aktivitas ekonomi yang tergantung pada cuaca, seperti pedagang kaki lima dan pasar malam, perlu mempersiapkan perlindungan untuk barang dagangan. Air hujan yang turun deras dapat memengaruhi penjualan, namun perlindungan yang tepat dapat meminimalkan kerugian. Warga diimbau memantau prakiraan cuaca agar kegiatan tetap berjalan efektif.
Kelembapan tinggi saat hujan juga memengaruhi kualitas udara di Jakarta. Debu dan polusi dapat menempel pada tetesan air hujan, sehingga warga disarankan menggunakan masker jika bepergian. Hal ini menjadi langkah preventif untuk menjaga kesehatan pernapasan, terutama bagi anak-anak dan lansia.
Dengan kesadaran terhadap prakiraan cuaca, masyarakat dapat merencanakan aktivitas lebih aman dan nyaman. Hujan malam hari juga menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan terhadap kondisi alam. Dengan langkah antisipatif sederhana, dampak negatif dari hujan dapat diminimalkan bagi warga ibu kota.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Prabowo Tinjau SPPG Polri untuk Meningkatkan Keamanan Pangan Nasional
- Jumat, 13 Februari 2026
XPeng Perkenalkan Mobil Listrik Pintar dengan Teknologi Canggih di IIMS
- Jumat, 13 Februari 2026
Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral Meminta Tambahan Produksi Batu Bara
- Jumat, 13 Februari 2026











.jpg)
