Gibran Menggali Nasihat Kiai untuk Memperkuat Pondasi Pembangunan Nasional
- Rabu, 04 Februari 2026
JAKARTA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Mojokerto sebagai bagian dari upaya menyerap pandangan ulama.
Kunjungan ini dimaknai sebagai ruang dialog untuk memperkuat nilai kebangsaan dan pembangunan nasional. Silaturahmi tersebut juga mencerminkan pendekatan kepemimpinan yang terbuka terhadap masukan tokoh agama.
Pesantren dipandang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter bangsa. Melalui pertemuan langsung, pemerintah berharap terjalin komunikasi yang berkesinambungan. Dialog semacam ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan nilai moral.
Baca JugaLamine Yamal Mencetak Gol Dan Marcus Rashford Memberi Assist Barcelona Melaju
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Wapres hadir untuk mendengarkan, bukan sekadar menyampaikan agenda pemerintah. Pendekatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara negara dan pesantren.
Silaturahmi dengan Ulama dan Pimpinan Pesantren
Kunjungan Gibran ke Pondok Pesantren Amanatul Ummah dilakukan di Desa Bendunganjati, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur. Kehadiran Wapres bertujuan menyerap nasihat para kiai demi kemajuan negeri. Pesantren menjadi salah satu titik penting dalam agenda silaturahmi tersebut.
Kegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dan dialog berkelanjutan dengan ulama. Ulama dan pimpinan pesantren dipandang sebagai mitra strategis pemerintah.
Arahan tersebut sebelumnya juga disampaikan dalam pertemuan dengan tokoh agama dan pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam. Pemerintah memandang kesinambungan dialog sebagai fondasi stabilitas nasional. Nilai keagamaan dan kebangsaan diharapkan saling menguatkan.
Peran Ulama dalam Dinamika Kebangsaan
Dalam pertemuan tersebut, Wapres menegaskan pentingnya peran ulama. Ulama dipandang sebagai penuntun moral sekaligus mitra strategis pemerintah. Peran ini dinilai krusial dalam menghadapi berbagai dinamika nasional.
Ulama juga memiliki posisi penting dalam menjaga arah pembangunan bangsa. Melalui nasihat dan pandangan mereka, pemerintah memperoleh perspektif sosial dan spiritual. Hal ini menjadi bekal dalam merumuskan kebijakan yang berimbang.
“Saya sowan untuk mendapatkan saran, masukan, evaluasi, atau apa pun itu. Selama lebih dari satu tahun kami bersama Pak Presiden Prabowo memimpin, banyak sekali tantangan dan dinamika yang kami hadapi,” ujar Wapres. Pernyataan ini menunjukkan keterbukaan pemerintah terhadap kritik dan masukan. Dialog tersebut menjadi sarana refleksi bersama.
Refleksi Bencana dan Permohonan Doa
Gibran juga menyinggung berbagai musibah dan bencana alam yang terjadi di penghujung dan awal tahun. Peristiwa tersebut dijadikan bahan refleksi bersama antara pemerintah dan ulama. Pemerintah memandangnya sebagai pelajaran penting bagi semua pihak.
Wapres menyampaikan bahwa dirinya baru saja kembali dari wilayah terdampak. Proses pemulihan terus berjalan dan membutuhkan dukungan berbagai elemen. Peran doa dan dukungan moral dari para kiai dinilai sangat berarti.
“Di akhir dan awal tahun kita menghadapi banyak musibah dan bencana alam. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Kami baru saja kembali dari Tamiang Aceh yang kini sudah memasuki masa pemulihan,” ungkapnya. Permohonan dukungan pun disampaikan secara langsung.
“Oleh karena itu, kami mohon doa dan dukungan dari para kiai agar proses pemulihan ini bisa berlangsung lebih cepat dan lancar,” imbuh Wapres. Doa dipandang sebagai penguat ikhtiar pemerintah. Sinergi lahir dan batin menjadi harapan bersama.
Penguatan Pesantren dan Program Prioritas
Lebih lanjut, Gibran menyampaikan perkembangan pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren. Pembentukan ini merupakan hasil aspirasi para kiai. Pemerintah berharap langkah tersebut dapat memperkuat ekosistem pendidikan pesantren.
“Ke depan kami mohon arahan dan saran dari para kiai agar Dirjen Pesantren ini benar-benar bisa membawa arah yang lebih baik bagi pondok dan pesantren. Saat ini masih banyak persoalan yang dihadapi pesantren dan para pengasuhnya,” jelasnya. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah. Pesantren diposisikan sebagai pilar pendidikan nasional.
Selain isu pesantren, Wapres turut membahas rencana pengembangan Kampung Haji. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji dan umrah Indonesia. Pemerintah menilai fasilitas yang memadai sangat dibutuhkan.
“Sudah ada beberapa bangunan dan lahan yang melalui proses negosiasi dan oleh Danantara. Ke depan, ini diharapkan dapat mempermudah serta meningkatkan pelayanan bagi warga kita yang melaksanakan haji dan umrah di Kampung Haji,” paparnya. Program ini diharapkan memberi manfaat jangka panjang.
Menutup pertemuan, Wapres menitipkan pesan kepada pemerintah daerah. Ia meminta agar program prioritas Presiden dapat berjalan optimal di Kabupaten Mojokerto. Program seperti MBG dan CKG menjadi perhatian khusus.
“Saya titip kepada Pak Bupati, mohon agar program-program Presiden dapat berjalan dengan baik di Mojokerto, terutama MBG, CKG, serta program prioritas lainnya,” pungkas Wapres. Pesan tersebut menegaskan pentingnya sinergi pusat dan daerah.
Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Pondok Pesantren Amanatul Ummah Asep Syaifuddin Chalim menyampaikan doa. Ia berharap Presiden dan Wakil Presiden senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan. Harapan juga dipanjatkan agar Indonesia menjadi negara yang sejahtera.
“Semoga Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden senantiasa dilimpahi kesehatan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Senantiasa diberikan petunjuk, bimbingan, dan perlindungan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Selanjutnya kita berdoa semoga Indonesia menjadi negara yang gemah ripah loh jinawi, murah sandang, murah pangan,” harapnya. Doa tersebut menutup rangkaian silaturahmi dengan penuh makna.
Kunjungan Wapres diawali dengan keberangkatan ke Jawa Timur bersama rombongan terbatas. Setibanya di daerah tujuan, Wapres langsung menuju pesantren. Setelah bersilaturahmi dan menyapa para santri, Wapres kembali ke Jakarta.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Legenda UFC Hall Of Fame Bergabung Dengan Arman Tsarukyan Dalam Pertandingan Mendatang
- Rabu, 04 Februari 2026
Real Madrid Jadikan Pemain Muda Berbakat Milik Arsenal Sebagai Target Transfer Utama
- Rabu, 04 Februari 2026
Real Madrid Siapkan Rencana Besar Menggaet Bintang Utama Arsenal Musim Panas Mendatang
- Rabu, 04 Februari 2026
Barcelona Mengamankan Tiket Semifinal Copa Del Rey Usai Menyingkirkan Perlawanan Albacete
- Rabu, 04 Februari 2026
Berita Lainnya
Kemenekraf Dorong Kolaborasi Strategis untuk Perluasan Layar Bioskop Daerah
- Rabu, 04 Februari 2026
TNI AD Fokus Perkuat Keteladanan Pimpinan Melalui Uji Kemampuan Jasmani
- Rabu, 04 Februari 2026
Mentan Jamin Ketersediaan Pangan Aman dan Harga Terkendali Selama Idul Fitri
- Rabu, 04 Februari 2026
Proyek Air IKN 2026 Capai Tonggak Penting dalam Pembangunan Infrastruktur Nasional
- Rabu, 04 Februari 2026












