Kinerja Pembiayaan Syariah Adira Finance Menunjukkan Tren Pertumbuhan Positif
- Selasa, 13 Januari 2026
JAKARTA - Pertumbuhan pembiayaan berbasis syariah menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan yang sejalan dengan prinsip agama.
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk atau Adira Finance menunjukkan kinerja yang konsisten melalui penguatan Unit Usaha Syariah. Hingga November 2025, segmen ini mencatatkan kontribusi yang semakin signifikan terhadap keseluruhan pembiayaan perusahaan.
Kinerja Pembiayaan Syariah Hingga November 2025
Baca JugaCara Top Up Allo Bank Melalui Semua Rekening, Mudah dan Praktis!
Adira Finance melalui Unit Usaha Syariah mencatat penyaluran pembiayaan baru syariah mencapai sekitar Rp8,1 triliun hingga November 2025.
Nilai tersebut tumbuh sekitar 13 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menunjukkan respons positif pasar terhadap produk pembiayaan syariah yang ditawarkan perusahaan.
Kontribusi pembiayaan syariah terhadap total pembiayaan baru Adira Finance mencapai sekitar 21 persen. Angka tersebut menegaskan posisi segmen syariah sebagai salah satu pendorong utama kinerja perusahaan. Manajemen menilai capaian ini mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis prinsip syariah.
Pertumbuhan tersebut juga didukung oleh strategi perusahaan dalam memperluas portofolio produk syariah. Adira Finance terus melakukan inovasi agar pembiayaan syariah tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu menjaga tren pertumbuhan yang berkelanjutan.
Peluncuran Produk Hasanah untuk Haji Plus
Untuk memperkuat kinerja pembiayaan syariah, Unit Usaha Syariah Adira Finance meluncurkan Produk Hasanah. Produk ini merupakan pembiayaan Haji Plus yang dirancang untuk memberikan kemudahan bagi calon jemaah. Fokus utama produk ini adalah membantu masyarakat memperoleh nomor porsi Haji Plus dengan skema pembayaran angsuran.
Produk Hasanah hadir sebagai respons atas meningkatnya permintaan pembiayaan nomor porsi Haji Plus. Selain itu, peluncuran produk ini menjadi bagian dari strategi perluasan solusi dan portofolio syariah Adira Finance. Perusahaan berharap produk ini dapat menjangkau segmen masyarakat yang lebih luas.
Head of Syariah Adira Finance, Yusron, menyampaikan bahwa Produk Hasanah dirancang sesuai kebutuhan konsumen. Ia menjelaskan bahwa kehadiran produk ini sekaligus memperkuat posisi Adira Finance di industri pembiayaan syariah. Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan tertulis pada Selasa, 13 Januari 2026.
Skema Akad dan Prinsip Syariah
Yusron menjelaskan bahwa Produk Hasanah menggunakan akad ijarah multijasa. Akad ini memastikan seluruh proses pembiayaan berjalan sesuai dengan ketentuan syariah yang berlaku. Selain itu, akad tersebut memberikan kejelasan manfaat serta biaya sejak awal perjanjian.
Penerapan prinsip syariah menjadi fokus utama dalam setiap produk yang dikembangkan Unit Usaha Syariah Adira Finance. Perusahaan berupaya menjaga transparansi dan kepastian bagi konsumen dalam setiap transaksi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pembiayaan syariah.
Dengan struktur akad yang jelas, konsumen dapat memahami hak dan kewajiban sejak awal. Pendekatan ini juga meminimalkan potensi ketidakpastian dalam proses pembiayaan. Adira Finance menilai kepatuhan terhadap prinsip syariah sebagai fondasi utama pertumbuhan bisnis.
Fasilitas Pembiayaan dan Proses Pengajuan
Melalui Produk Hasanah, konsumen dapat mengajukan pembiayaan porsi Haji Plus tanpa jaminan atau non-collateral. Pilihan tenor yang ditawarkan cukup fleksibel hingga maksimal 60 bulan. Skema ini dirancang untuk menyesuaikan kemampuan finansial calon jemaah.
Apabila pengajuan pembiayaan disetujui, konsumen akan langsung didaftarkan untuk memperoleh nomor porsi Haji Plus secara resmi. Nomor porsi tersebut menjadi bukti bahwa pelanggan telah masuk dalam antrean keberangkatan. Proses ini dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Kementerian Agama.
Kemudahan proses pengajuan menjadi salah satu keunggulan utama Produk Hasanah. Adira Finance berupaya menghadirkan layanan yang sederhana namun tetap akuntabel. Dengan demikian, pengalaman konsumen dalam merencanakan ibadah haji menjadi lebih nyaman.
Komitmen Inklusi dan Perkembangan Industri
Melalui Produk Hasanah dan berbagai inisiatif lainnya, Adira Finance menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pembiayaan syariah. Perusahaan juga berupaya memperkuat inklusi keuangan di berbagai lapisan masyarakat. Tujuan akhirnya adalah menghadirkan pengalaman ibadah yang lebih mudah dijangkau dan berkesan.
Yusron menambahkan bahwa pengembangan pembiayaan syariah akan terus menjadi prioritas perusahaan. Adira Finance melihat potensi besar pada segmen ini seiring meningkatnya kesadaran masyarakat. Strategi jangka panjang disiapkan untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan.
Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan mencatat piutang pembiayaan syariah mencapai Rp30,44 triliun per November 2025. Nilai tersebut tumbuh 14,48 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Data ini menunjukkan industri pembiayaan syariah nasional masih berada dalam tren pertumbuhan positif.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
PELNI Logistics Membidik Pendapatan Rp568 Miliar, Perkuat Logistik Maritim 2026
- Kamis, 15 Januari 2026
Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo 15 Januari 2026, Cek Jam Terakhir Jelang Long Weekend
- Kamis, 15 Januari 2026
Astra International Setop Buyback Saham Setelah Realisasi Rp1,99 Triliun Dana
- Kamis, 15 Januari 2026
Berita Lainnya
IFG Perkuat Fokus Bisnis Strategis Lewat Restrukturisasi Anak Perusahaan
- Selasa, 13 Januari 2026
Update Harga Emas Antam di Pegadaian Kembali Menguat di Pasar Hari Ini
- Selasa, 13 Januari 2026
Bank Indonesia Proyeksikan Pertumbuhan Penjualan Eceran Tetap Positif Tahun Ini
- Selasa, 13 Januari 2026
Digitalisasi dan Kesadaran Finansial Gen Z Memperkuat Industri Ekonomi Syariah
- Selasa, 13 Januari 2026
OJK Cirebon Perluas Edukasi KUR Dorong Akses Pembiayaan UMKM di Kuningan
- Senin, 12 Januari 2026
Terpopuler
1.
Wisnus Menjadi Pilar Utama Sukses Pariwisata Indonesia 2026
- 14 Januari 2026
2.
Maskapai Low-Cost Paling Aman Dunia 2026 Terungkap
- 14 Januari 2026
3.
11 Cara Efektif Menjaga Kesehatan Kuku Tetap Sehat
- 14 Januari 2026
4.
Tren Baju Lebaran 2026 Gamis Berompi Kini Populer
- 14 Januari 2026
5.
Digitalisasi dan Inovasi Kemenkum Perkuat Zona Integritas Publik
- 14 Januari 2026












