Rabu, 01 April 2026

IHSG Awal Perdagangan Menguat, Saham TOWR dan BUKA Jadi Sorotan Investor

IHSG Awal Perdagangan Menguat, Saham TOWR dan BUKA Jadi Sorotan Investor
IHSG Awal Perdagangan Menguat, Saham TOWR dan BUKA Jadi Sorotan Investor

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan hari ini dengan penguatan tipis, mencerminkan optimisme pelaku pasar. 

Saat pembukaan, IHSG naik 13,91 poin atau 0,17 persen ke level 8.402,48. Sementara itu, indeks LQ45, yang mencakup 45 saham unggulan, justru tercatat melemah 1,25 poin atau 0,15 persen ke posisi 845,66. Kondisi ini menunjukkan bahwa meski sentimen positif mendominasi, pergerakan saham unggulan masih selektif.

Para investor terlihat menimbang-nimbang langkah selanjutnya di tengah ketidakpastian global. Namun, harapan penyelesaian isu government shutdown di Amerika Serikat menjadi faktor pendorong IHSG di zona hijau.

Baca Juga

Prudential Apresiasi Kebijakan Masa Tunggu Baru dalam Asuransi Kesehatan

Pergerakan Bursa Global yang Variatif

Pasar global menunjukkan kinerja yang beragam pada perdagangan sebelumnya. Di Amerika Serikat, Wall Street ditutup dengan catatan berbeda pada tiap indeks utama.

Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 0,68 persen ke 48.254,82, sedangkan S&P 500 naik tipis 0,063 persen ke posisi 6.850,92. Sebaliknya, Nasdaq melemah 0,26 persen ke level 23.406,46.

Kondisi ini mencerminkan antisipasi investor terhadap kebijakan moneter The Fed serta perkembangan ekonomi global yang masih dinamis. Di tengah situasi ini, IHSG mendapat dorongan dari sentimen positif regional.

Rebound IHSG Didukung Sektor Perbankan

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG menutup sesi dengan penguatan tipis 0,26 persen ke posisi 8.388, didorong oleh net foreign buy mencapai Rp337 miliar.

Penguatan sektor perbankan menjadi penopang utama rebound indeks, meski tekanan global masih membayangi. Para analis memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak di rentang support 8.355 hingga resistance 8.440.

BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa sentimen positif dari penyelesaian isu government shutdown AS membuat mayoritas bursa Asia menguat, yang berimbas pada optimisme investor domestik.

Saham Pilihan yang Berpotensi Menguat

Beberapa saham menjadi sorotan analis dan dianggap memiliki potensi penguatan di tengah pergerakan pasar yang terbatas. Di antaranya adalah PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), dan PT Central Omega Resources Tbk (DKFT).

Pergerakan saham-saham ini menarik perhatian karena memiliki fundamental yang kuat dan kemungkinan mendapatkan dukungan dari sentimen positif global. Para investor pun disarankan memperhatikan peluang serta risiko dalam memilih strategi trading hari ini.

Dengan kondisi pasar yang relatif stabil, IHSG tetap menjadi barometer sentimen ekonomi domestik sekaligus indikator optimisme investor terhadap saham unggulan.

Alif Bais Khoiriyah

Alif Bais Khoiriyah

wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Bank Indonesia Memutuskan Tahan Suku Bunga untuk Dorong Rupiah Stabil

Bank Indonesia Memutuskan Tahan Suku Bunga untuk Dorong Rupiah Stabil

Update Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini Naik

Update Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini Naik

BNI Luncurkan KUR 2026 untuk Dorong UMKM Kembangkan Usaha Lebih Maksimal

BNI Luncurkan KUR 2026 untuk Dorong UMKM Kembangkan Usaha Lebih Maksimal

IFG Life Raih Kepercayaan Publik, Menjadi Inspirasi Industri Asuransi Nasional

IFG Life Raih Kepercayaan Publik, Menjadi Inspirasi Industri Asuransi Nasional

Coretax dan SPT Jadi Inovasi DJP Dorong Transformasi Digital Pajak

Coretax dan SPT Jadi Inovasi DJP Dorong Transformasi Digital Pajak