Bank Indonesia Dorong Bali Capai Pertumbuhan Ekonomi Hijau Berkelanjutan
- Senin, 27 Oktober 2025
JAKARTA - Bank Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali mendorong percepatan transisi ekonomi hijau melalui Bali Green Economy Forum (BGEF) 2025.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, menekankan bahwa meski pertumbuhan ekonomi Bali pada Triwulan II 2025 mencapai 5,95% lebih tinggi dari pertumbuhan nasional namun kualitas hidup masyarakat juga harus menjadi prioritas.
Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Bali tercatat sebesar 71,38, dan penurunan kualitas air serta berkurangnya tutupan lahan menjadi perhatian serius.
Baca JugaPrudential Syariah Fokus Perlindungan dan Perencanaan Finansial Lintas Mata Uang Keluarga
Erwin menyampaikan bahwa percepatan transisi ekonomi hijau di Bali memiliki tiga fokus utama: memastikan pertumbuhan berkelanjutan tanpa mengikis modal alam, meningkatkan kualitas hidup melalui pengurangan polusi, dan mengembangkan pariwisata yang serasi dengan alam.
“Sejatinya pertumbuhan ekonomi yang hakiki adalah pertumbuhan yang berdampak, berdaya tahan, dan berkelanjutan,” ujar Erwin.
Kebijakan Bank Indonesia Perkuat Pembiayaan Hijau
Selain mendorong kajian dan pengukuran, Bank Indonesia memperkuat transmisi pembiayaan hijau melalui kebijakan makroprudensial. Kebijakan ini mendorong alokasi kredit ke sektor produktif, termasuk sektor hijau, agar dampak ekonomi dapat dirasakan secara luas.
Dukungan ini diharapkan mampu membangun ekosistem keuangan yang mendukung usaha berkelanjutan dan mengurangi tekanan terhadap lingkungan.
Erwin menekankan, pembangunan ekonomi tidak hanya soal angka pertumbuhan, tetapi juga harus mampu menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Peningkatan kesadaran terhadap ekonomi hijau di Bali menjadi penting, terutama dalam konteks sektor pariwisata yang berperan signifikan bagi pendapatan daerah.
Melalui forum ini, pihaknya berharap sektor keuangan dan pemerintah dapat berjalan seiring dalam menciptakan model ekonomi yang ramah lingkungan dan efisien.
Ekonomi Kreatif dan Pekerjaan Berkualitas Didorong Bersamaan
Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Kemenparekraf, Cecep Rukendi, menautkan peran ekonomi kreatif dengan ekonomi hijau. Dalam misi Asta Cita, misi ketiga menekankan peningkatan pekerjaan berkualitas, kewirausahaan, pembangunan industri kreatif, dan kelanjutan industrialisasi.
Cecep menegaskan, ekonomi kreatif menjadi prioritas karena dapat mendorong pertumbuhan baru yang berjalan berdampingan dengan pariwisata dan sektor riil.
Forum ini juga menyoroti 17 subsektor ekonomi kreatif dalam empat klaster, yaitu budaya, media, teknologi, dan turunannya. Terobosan pembiayaan berbasis Kekayaan Intelektual (KI) juga menjadi topik penting.
“Ke depannya, lembaga keuangan tidak hanya hadir melalui CSR, tetapi juga membuka akses pembiayaan yang mengakui nilai kekayaan intelektual,” kata Cecep. Langkah ini diharapkan bisa meningkatkan nilai tambah kreatif sekaligus menjaga kesinambungan ekonomi berbasis lokal dan inovasi.
Sinergi Pemerintah dan Lembaga Keuangan untuk Bali
Kolaborasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Bali, dan lembaga keuangan bertujuan menciptakan sinergi dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
Melalui BGEF 2025, berbagai pihak diajak berdiskusi mengenai strategi memperkuat ekonomi hijau, termasuk dukungan pembiayaan, pemanfaatan teknologi, serta pengembangan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif.
Erwin dan Cecep sepakat bahwa pertumbuhan ekonomi tidak boleh mengorbankan lingkungan maupun masyarakat. Model ekonomi hijau yang diperkuat dengan inovasi finansial, kreatifitas, dan pengelolaan sumber daya alam yang baik diyakini dapat menjadi contoh bagi provinsi lain di Indonesia.
Dengan langkah-langkah ini, Bali diharapkan mampu mencapai keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kualitas hidup masyarakat, dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pencapaian Proyek JETP Tahun Dua Ribu Dua Puluh Enam Perkuat Transisi Energi
- Jumat, 06 Februari 2026
Dewan Energi Nasional Sebut Biodiesel Berperan Strategis Dalam Mewujudkan Swasembada Energi
- Jumat, 06 Februari 2026
Provinsi Lampung Perkuat Energi Terbarukan Menuju Pusat Energi Bersih Tingkat Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026
Hilirisasi Dan Energi Terbarukan Menjadi Magnet Baru Modal Global Ke Indonesia
- Jumat, 06 Februari 2026
Menteri Perdagangan Tinjau Ketersediaan Minyak Goreng Guna Pastikan Stabilitas Pasokan Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Harga Perak Hari Ini Mengalami Koreksi, Momentum Potensial untuk Para Investor
- Jumat, 06 Februari 2026
Syarat KUR Mandiri 2026: Hadir dengan Pinjaman Rp50 Juta untuk UMKM Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026
Harga Emas Perhiasan Stabil, Meningkatkan Kepercayaan Investor dan Konsumen Pasar
- Jumat, 06 Februari 2026
BI Tegaskan Ekonomi Indonesia Tetap Solid Meski Moodys Pangkas Outlook
- Jumat, 06 Februari 2026



.jpeg)








