Waskita Karya Percepat Transformasi Digital di Proyek LRT Jakarta
- Jumat, 17 Oktober 2025
JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus mendorong inovasi digital dalam proyek LRT Jakarta Fase 1B untuk meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan keberlanjutan konstruksi.
Penerapan teknologi canggih memungkinkan manajemen proyek lebih presisi, meminimalkan risiko, dan mengoptimalkan sumber daya yang digunakan. Transformasi digital bukan sekadar alat, tetapi bagian dari strategi besar untuk menghadirkan kota yang lebih cerdas dan adaptif.
Tantangan Konstruksi di Koridor Perkotaan Padat
Baca JugaTop 11 Perusahaan Batu Bara di Indonesia 2026, Kapasitas Fantastis!
Proyek sepanjang 6,4 kilometer ini dibangun di koridor perkotaan padat dengan koordinasi banyak pihak. Tantangan utama adalah memastikan jadwal tepat waktu dan gangguan minimal bagi masyarakat sekitar. Penerapan solusi digital membantu memetakan kompleksitas lapangan dan menyederhanakan pengambilan keputusan.
Penerapan Teknologi Digital Inovatif
Waskita Karya memanfaatkan Building Information Modeling (BIM) dan teknologi Bentley Systems. Drone fotogrametri dan simulasi 4D digunakan untuk memantau proyek secara real time dan mengidentifikasi potensi kendala
Lebih dari 1.200 potensi masalah berhasil diselesaikan sebelum konstruksi dimulai, meningkatkan keselamatan kerja.
Dampak Efisiensi dan Keberlanjutan
Transformasi digital memungkinkan penghematan sebesar 14,82 juta USD serta penekanan konsumsi material hingga 7,3 juta USD. Operasional lebih efisien dengan peningkatan efisiensi data 80 persen, pengurangan waktu pemodelan 40 persen, dan inspeksi fisik turun 20 persen.
Emisi karbon juga berkurang 4.000 hingga 5.500 ton per tahun, mendukung upaya pembangunan kota berkelanjutan.
Strategi Besar Menuju Kota Cerdas
Transformasi digital menjadi katalis untuk menciptakan kota yang lebih hidup dan adaptif di masa depan. Penerapan sistem digital memudahkan tim teknis maupun non-teknis mengakses informasi proyek dan mengambil keputusan cepat.
Waskita Karya membuktikan teknologi dapat menyelaraskan efisiensi, keselamatan, dan keberlanjutan dalam pembangunan infrastruktur modern.
Dengan inovasi ini, proyek LRT Jakarta Fase 1B menegaskan posisi Waskita Karya sebagai pionir transformasi digital di sektor konstruksi. Penerapan teknologi canggih dan pendekatan strategis membuka peluang untuk efisiensi lebih besar dan kota yang lebih berkelanjutan.
Prestasi ini sejalan dengan kompetisi global di Going Digital Awards 2025, di mana proyek ini bersaing dengan hampir 250 nominasi dari 47 negara.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Segmen Sepeda Motor Kembali Jadi Sorotan di IIMS 2026 dengan Puluhan Merek Hadir
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Spektrum Terbatas Jadi Sorotan XLSMART Saat Komdigi Desak Internet Cepat
- Kamis, 05 Februari 2026
Kolaborasi Internasional Dorong Pertumbuhan Mekaar hingga 4,1 Juta Nasabah
- Kamis, 05 Februari 2026
SMSM Hadapi Tekanan Pasar Otomotif Domestik Akibat Lonjakan Truk Impor China
- Kamis, 05 Februari 2026
Centrepark Bersiap Rancang IPO, Targetkan Masuk Bursa Saham Indonesia
- Kamis, 05 Februari 2026







.jpeg)




