JAKARTA - PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh mempercepat pemulihan jaringan listrik yang padam sejak 29 September 2025.
Proses perbaikan kini sudah hampir selesai dan berada pada tahap sinkronisasi. General Manager PLN UID Aceh, Mundakhir, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena listrik akan segera menyala kembali. “Kami mohon doanya, semoga segera normal, tahap perbaikan sudah sampai ketujuh, sudah akhir,” ujarnya.
Menurutnya, pekerjaan perbaikan ini telah dilakukan sejak awal pekan. Kendati demikian, adanya kendala teknis membuat upaya pemulihan harus berulang hingga tahap akhir.
Baca JugaIndonesia Raih Kemajuan Signifikan Dalam Pendanaan Energi Bersih Lewat JETP
Kendala Teknis yang Dihadapi
Mundakhir menjelaskan, pemadaman bermula saat ada pekerjaan di PLTMG Arun dan Bireuen. Pada saat bersamaan, masalah juga terjadi di PLTU Nagan Raya. Kombinasi dua gangguan inilah yang menyebabkan jaringan listrik di Aceh terputus.
Sejak Senin sore, hampir seluruh wilayah Aceh merasakan dampak pemadaman tersebut. Perbaikan dilakukan secara bertahap untuk memastikan seluruh sistem kembali stabil. PLN memastikan tenaga teknis di lapangan terus bekerja penuh untuk mempercepat pemulihan.
Meski sempat menghadapi beberapa hambatan, progres perbaikan dikatakan sudah berada di tahap akhir. Masyarakat diharapkan tetap tenang karena PLN memastikan semua upaya dilakukan seoptimal mungkin.
Dampak Pemadaman bagi Warga
Pemadaman listrik dalam beberapa hari terakhir berdampak signifikan bagi aktivitas masyarakat. Kerugian terbesar dirasakan oleh pelaku usaha, terutama sektor percetakan yang sangat bergantung pada pasokan listrik.
Seorang pengusaha percetakan di Banda Aceh, Kiram, mengungkapkan bahwa beberapa proyek terpaksa dibatalkan. “Ada beberapa proyek yang dibatalkan karena tidak mungkin terkejar. Terlebih saat listrik sempat hidup sebentar, salah satu komputer kami malah meledak, bagian PSU-nya rusak dan harus diganti,” jelasnya.
Kondisi ini menjadi catatan penting betapa vitalnya listrik bagi kelangsungan usaha dan kehidupan sehari-hari. Tanpa pasokan yang stabil, masyarakat tidak hanya mengalami kerugian materi, tetapi juga keterhambatan produktivitas.
Harapan Pulihnya Listrik Aceh
Dengan masuknya proses pemulihan ke tahap sinkronisasi, PLN optimistis listrik Aceh akan segera menyala kembali. Hal ini sekaligus menjawab keresahan masyarakat yang terdampak sejak awal pekan.
Mundakhir menyampaikan apresiasi atas kesabaran masyarakat selama masa perbaikan berlangsung. Ia menegaskan bahwa PLN berkomitmen menjaga keandalan listrik agar peristiwa serupa tidak terulang.
Masyarakat pun menaruh harapan besar agar pemulihan segera tuntas. Dengan demikian, roda perekonomian lokal dapat kembali berjalan normal, dan pelaku usaha bisa mengejar kembali jadwal pekerjaan yang sempat tertunda.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Juara Kelas Bulu UFC Ilia Topuria Isyaratkan Segera Kembali Bertarung Di Oktagon
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Terobsesi Rekrut Bintang Premier League Dana Rp27 Triliun Disiapkan
- Jumat, 06 Februari 2026
Astra Hadirkan Karya Seni Kreatif Bersama indieguerillas di Stasiun MRT Setiabudi
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Zulkifli Hasan Jelaskan Penyesuaian Program MBG Menyambut Bulan Ramadhan
- Jumat, 06 Februari 2026
Pencapaian Proyek JETP Tahun Dua Ribu Dua Puluh Enam Perkuat Transisi Energi
- Jumat, 06 Februari 2026
Dewan Energi Nasional Sebut Biodiesel Berperan Strategis Dalam Mewujudkan Swasembada Energi
- Jumat, 06 Februari 2026











.jpeg)
