Kamis, 02 April 2026

Asing Borong Saham, Sentimen Positif Masih Terjaga di Pasar

Asing Borong Saham, Sentimen Positif Masih Terjaga di Pasar
Asing Borong Saham, Sentimen Positif Masih Terjaga di Pasar

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pekan dengan koreksi 0,41% ke level 7.898,37, gagal mempertahankan posisi di atas psikologis 8.000. Meski demikian, transaksi sepanjang pekan menunjukkan ketertarikan investor asing yang cukup signifikan terhadap saham-saham unggulan.

Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp4,86 triliun di seluruh pasar, dengan fokus di pasar reguler mencapai Rp5,10 triliun. Sementara itu, penjualan bersih di pasar negosiasi dan tunai tercatat Rp237,88 miliar. Data ini mengindikasikan bahwa meski IHSG melemah, kepercayaan asing terhadap fundamental emiten tertentu tetap kuat.

Saham Favorit Asing

Baca Juga

Cara Bayar PDAM Lewat BRImo dengan Praktis, Anti Ribet!

Mengutip data Indo Premier, saham-saham berikut menjadi primadona investor asing:

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) – Rp2,31 triliun

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) – Rp1,65 triliun

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) – Rp1,35 triliun

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) – Rp737 miliar

PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) – Rp372,6 miliar

PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) – Rp277,4 miliar

PT Astra International Tbk. (ASII) – Rp228,4 miliar

PT MD Entertainment Tbk. (FILM) – Rp174,9 miliar

PT Jayamas Medica Industri Tbk. (OMED) – Rp134 miliar

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) – Rp112,1 miliar

Fokus pada Blue Chip

Dari data ini, terlihat jelas bahwa saham perbankan dan telekomunikasi menjadi pilihan utama investor asing. Pembelian besar-besaran pada BBRI, TLKM, dan BBCA mencerminkan optimisme terhadap fundamental sektor yang dinilai stabil dan memiliki prospek pertumbuhan yang baik.

Meski IHSG ditutup di bawah level psikologis 8.000, pola transaksi ini menegaskan bahwa pasar masih menunjukkan sentimen positif pada saham-saham blue chip. Aksi beli asing ini juga dapat menjadi indikator kepercayaan terhadap ketahanan ekonomi domestik serta kinerja emiten yang solid.

Kondisi Pasar Mingguan

Sepanjang pekan, IHSG sempat menunjukkan volatilitas tinggi, didorong oleh sentimen global dan domestik. Meskipun terjadi koreksi, fokus asing pada saham unggulan menunjukkan bahwa investor mencari stabilitas di tengah ketidakpastian pasar.

Secara keseluruhan, meski penutupan IHSG mengalami penurunan, aliran modal asing ke saham-saham utama menandakan adanya peluang pertumbuhan jangka panjang bagi sektor perbankan dan telekomunikasi. Investor lokal dan asing kemungkinan besar akan terus memantau pergerakan saham-saham blue chip ini sebagai barometer kondisi pasar.

Alif Bais Khoiriyah

Alif Bais Khoiriyah

wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

AAUI Sebut Pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Buka Peluang Asuransi Umum

AAUI Sebut Pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Buka Peluang Asuransi Umum

Update Harga Emas Antam Hari Ini Meroket Signifikan dan Bikin Investor Tergiur

Update Harga Emas Antam Hari Ini Meroket Signifikan dan Bikin Investor Tergiur

Kenaikan IHSG Signifikan, Investor Optimistis Tren Saham Indonesia Tahun 2026

Kenaikan IHSG Signifikan, Investor Optimistis Tren Saham Indonesia Tahun 2026

Harga Perak Antam Turun Tipis, Investor Tetap Melihat Peluang Menjanjikan

Harga Perak Antam Turun Tipis, Investor Tetap Melihat Peluang Menjanjikan

Rupiah Menguat, Pelaku Pasar Optimistis Stabilitas Ekonomi Nasional Terjaga

Rupiah Menguat, Pelaku Pasar Optimistis Stabilitas Ekonomi Nasional Terjaga