WARTAFINANSIAL.COM — Sonos resmi memperkenalkan penerus headphone pertamanya, Ace Ultra, yang membawa perubahan signifikan pada ekosistem audio nirkabel. Model anyar ini tak sekadar upgrade kecil—ia dirancang untuk jadi pusat kendali yang lebih mandiri di dalam sistem Sonos, bukan lagi perangkat sekunder yang bergantung pada soundbar.
Harga dan Ketersediaan Indonesia
Ace Ultra dibanderol US$449 (sekitar Rp7,4 juta) atau naik US$50 dibanding pendahulunya yang tetap dijual seharga US$399. Perangkat ini tersedia dalam empat pilihan warna: hitam, putih, Sand (krem), dan Agave (biru). Pre-order dimulai 29 September 2025.
Untuk pasar Indonesia, hingga artikel ini ditulis Sonos belum mengumumkan ketersediaan resmi. Rilis sebelumnya biasanya menyusul beberapa bulan setelah peluncuran global, dengan harga yang disesuaikan pajak dan ongkos impor.
Fitur Andalan: Tukar Audio Tanpa Ribet
Perubahan terbesar ada pada fleksibilitas koneksi. Ace Ultra bisa terhubung langsung ke speaker atau soundbar Sonos lain, sehingga pengguna bisa memindahkan audio yang sedang diputar—baik dari TV, media lokal, hingga turntable—ke headphone cukup dengan sekali tekan tombol.
Tekan lagi tombol yang sama, audio kembali mengalir ke speaker asalnya. Fitur ini disebut Sonos sebagai Early Access yang masih dalam pengembangan, jadi pengguna perlu opt-in lewat aplikasi Sonos untuk mencobanya.
Pembeda utama dengan Ace generasi pertama: model lama hanya bisa menukar audio dari soundbar tertentu seperti Arc Ultra, Arc, Beam, dan Ray. Ace Ultra justru kompatibel dengan seluruh jajaran speaker Sonos tanpa pengecualian.
Peningkatan ANC dan Daya Tahan Baterai
Sonos mengklaim performa Active Noise Cancellation (ANC) di Ace Ultra dua kali lebih baik dari versi sebelumnya. Dua mikrofon tambahan membantu mendeteksi dan meredam kebisingan eksternal secara lebih agresif. Bantalan telinga (ear pads) anyar juga mendukung isolasi pasif yang lebih rapat.
Daya tahan baterai naik lima jam, total 35 jam pemutaran dengan ANC aktif. Untuk pengguna yang sering bekerja mobile atau bepergian jauh, angka ini cukup untuk pemakaian seminggu tanpa charging.
Sound Customization dan Fitur yang Dipertahankan
Ace Ultra kini punya equalizer 8-band untuk menyesuaikan profil suara sesuai selera. Fitur lain yang masih dipertahankan dari model awal:
- Adaptive ANC yang menyesuaikan level peredaman dengan posisi headphone di kepala
- Sidetone agar suara sendiri terdengar jelas saat menelepon
- Tombol Content Key untuk volume, play/pause, dan skip
- Dukungan Dolby Atmos untuk konten yang kompatibel
- Audio lossless lewat Bluetooth aptX Adaptive atau kabel USB-C
Sonos menyebut peningkatan ini didukung platform Headphone Engine 2, yang mencakup perombakan hardware Wi-Fi untuk memungkinkan kompatibilitas yang lebih luas.
Posisi di Pasar Headphone Premium
Dengan harga yang kini mendekati kelas flagship seperti Apple AirPods Max (US$549) dan Bose QuietComfort Ultra (US$429), Ace Ultra menawarkan keunggulan berbeda: integrasi ekosistem. Pengguna yang sudah punya speaker Sonos di rumah akan mendapat nilai lebih dibanding membeli headphone premium lain yang berdiri sendiri.
Buat yang belum memiliki perangkat Sonos sama sekali, headphone ini tetap layak dipertimbangkan berkat kualitas ANC dan baterainya yang solid—meski fitur unggulannya tak akan terasa maksimal.
Ace Ultra jelas menyasar pengguna setia ekosistem Sonos yang ingin pengalaman mendengarkan serba mulus dari speaker ke headphone tanpa jeda. Untuk pendatang baru, ekspektasi perlu disesuaikan: daya tarik utamanya justru terletak pada kemampuan integrasi yang hanya muncul jika Anda sudah punya speaker Sonos di rumah.