WARTAFINANSIAL.COM — Perusahaan pembiayaan PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mengumumkan telah menyiapkan dana penuh untuk melunasi pokok dan bunga Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024 Seri B. Kewajiban itu akan jatuh tempo pada 25 September 2026 mendatang.

Dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (28/8), manajemen BFIN memastikan dana pelunasan sudah disiapkan dan akan dikreditkan kepada pemegang obligasi sebelum tanggal jatuh tempo.

Kupon 6,8 Persen dan Sumber Dana

Obligasi yang akan dilunasi ini membawa tingkat bunga tetap 6,8 persen dengan pembayaran kupon setiap tiga bulan. Total dana yang disiapkan mencakup seluruh pokok obligasi sekaligus kupon bunga terakhir yang menjadi hak pemegang obligasi.

Presiden Direktur BFIN Sutadi menegaskan, dana pelunasan bersumber dari kas internal perseroan yang ditempatkan pada rekening giro dan deposito di sejumlah bank. "Kami telah menyiapkan dana pelunasan pokok dan bunga Obligasi kepada Pemegang Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024 Seri B untuk dikreditkan sebelum tanggal jatuh tempo Obligasi tersebut pada tanggal 25 September 2026," tulis Sutadi dalam keterangannya.

Komitmen Tepat Waktu ke Pemegang Obligasi

Manajemen BFIN menyatakan keyakinannya mampu memenuhi seluruh kewajiban kepada pemegang obligasi tepat waktu, baik untuk pembayaran kupon bunga maupun pokok obligasi. Dengan tersedianya dana sebelum tanggal pembayaran, perseroan memastikan tidak ada kendala likuiditas dalam memenuhi kewajiban tersebut.

Langkah ini sejalan dengan praktik perusahaan pembiayaan yang menjaga reputasi di pasar surat utang. Ketepatan pembayaran menjadi sinyal penting bagi investor dan kreditur dalam menilai kesehatan arus kas perusahaan.

Bagi investor pemegang obligasi BFIN, kepastian ini memberikan kejelasan mengenai jadwal penerimaan dana. Mereka dapat mengantisipasi arus kas masuk pada akhir September 2026, baik dari pelunasan pokok maupun kupon terakhir yang dibayarkan secara berkala setiap tiga bulan.

Dengan persiapan dana yang matang jauh sebelum jatuh tempo, BFIN menunjukkan pengelolaan likuiditas yang terencana di tengah dinamika industri pembiayaan yang kompetitif.

Reporter: Redaksi