WARTAFINANSIAL.COM — Kesetaraan gender di lingkungan BUMN tak lagi sekadar wacana. TelkomGroup, misalnya, kini serius membuka ruang lebih luas bagi karyawan perempuan untuk berkembang hingga ke jenjang kepemimpinan.
Data internal perusahaan menunjukkan tren positif dalam tiga tahun terakhir. Pada 2025, hampir sepertiga pegawai TelkomGroup adalah perempuan, dengan angka spesifik 31,7 persen. Angka ini nyaris menyentuh target jangka panjang perseroan sebesar 32 persen pada 2030.
Keterwakilan Perempuan di Kursi Manajemen Meningkat
Upaya mendorong kesetaraan tidak berhenti pada rekrutmen. TelkomGroup juga mencatatkan peningkatan jumlah perempuan yang menduduki posisi strategis. Pada tahun ini, 21 persen posisi manajerial telah diisi oleh perempuan, dan perusahaan menargetkan porsinya naik menjadi 27 persen dalam lima tahun ke depan.
Tren kenaikan ini terlihat konsisten di berbagai jenjang kepemimpinan sepanjang 2023 hingga 2025, mulai dari level pengawas, manajemen madya, hingga manajemen senior.
Kebijakan Pendukung: Dari Kesetaraan Gaji hingga Daycare
Untuk memastikan talenta perempuan bisa bekerja maksimal, TelkomGroup menerapkan sejumlah kebijakan internal. Salah satu yang paling fundamental adalah prinsip remunerasi setara, di mana rasio gaji pokok antara karyawan perempuan dan laki-laki tercatat 1:1 di setiap jenjang kepegawaian.
Perusahaan juga memberlakukan Respectful Workplace Policy (RWP) yang mengatur pencegahan dan penanganan diskriminasi, kekerasan, serta pelecehan di tempat kerja. Kebijakan ini menjadi payung hukum internal bagi karyawan yang ingin melapor jika mengalami perlakuan tidak adil.
Dukungan lain diberikan dalam bentuk fasilitas penunjang produktivitas. TelkomGroup menyediakan daycare di lingkungan kantor, ruang laktasi, serta skema flexible working arrangement (FWA) agar karyawan perempuan dapat menyeimbangkan tanggung jawab pekerjaan dan keluarga.
Menyiapkan Calon Pemimpin Perempuan
Langkah berikutnya, TelkomGroup menginisiasi program Women Talent Readiness. Inisiatif ini dirancang untuk mempersiapkan karyawan perempuan mengambil peran kepemimpinan yang lebih besar, sekaligus memastikan regenerasi pemimpin berjalan inklusif.
Dengan kombinasi kebijakan struktural dan fasilitas pendukung, TelkomGroup berharap capaian kesetaraan gender tidak hanya berhenti pada angka, tetapi benar-benar menciptakan ekosistem kerja yang berkeadilan bagi seluruh karyawan.