Posko Peduli BNI Dampingi Anak Korban Gempa NTT Tersenyum Kembali Hari Ini

Posko Peduli BNI Dampingi Anak Korban Gempa NTT (FOTO: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Senin, 24 Agustus 2026 | 13:07:06 WIB

NAGEKEO - Pada situasi trauma yang masih menyelimuti masyarakat terdampak bencana gempa di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, kebahagiaan anak-anak tampak kembali di area Berdikari Kota Mbay.

Banyak anak di tempat pengungsian diajak beraktivitas, bernyanyi bersama serta mewarnai demi sejenak mengabaikan ketakutan akibat guncangan gempa yang melanda Nagekeo pada Sabtu kemarin.

Mulai pagi sampai sore hari, area Berdikari Kota Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, tak sekadar berfungsi sebagai lokasi perlindungan bagi masyarakat korban bencana.

Di area ini anak-anak yang mengungsi diajak kembali tertawa bersama para pekerja BNI.

Para pekerja BNI mengajak mereka beraktivitas fisik, bernyanyi dalam kondisi yang amat akrab demi menghilangkan rasa bosan, sekaligus mendampingi anak-anak mengikis ketakutan.

Sebentar anak-anak melupakan tempat pengungsian serta keadaan bangunan rumah yang hancur disebabkan guncangan gempa.

Tidak cuma beraktivitas fisik, anak-anak turut dibagikan buku mewarnai beserta alat gambar.

Anak-anak bebas mengekspresikan imajinasi menggunakan gambar serta warna.

Sedangkan para pekerja BNI menyalurkan motivasi beserta cenderamata untuk mereka yang mampu merampungkan lukisannya.

Untuk anak-anak aktivitas tersebut bukan cuma sekadar hiburan.

Di tengah kondisi musibah, momen tersebut menjadi area bagi anak-anak untuk kembali merasakan kondisi tenteram.

Segelintir pekerja BNI yang setiap harinya melayani para nasabah, saat ini bertugas di tengah-tengah para pengungsi.

Mendampingi serta menyalurkan bantuan kepada anak-anak yang sedang ada dalam kondisi krisis.

Aksi ini merupakan bagian dari pengelolaan pengungsi yang dijalankan BNI dengan berbagai elemen di Kabupaten Nagekeo.

Mulai 16 Agustus dukungan mulai didistribusikan menuju beberapa titik pengungsian di sekeliling Mbay, termasuk area pengungsian di sekitar bangunan ibadah.

BNI pula ditetapkan sebagai penanggung jawab BUMN pada penanganan musibah lewat pos penanganan BUMN Peduli.

Pos penanganan ini berfungsi menjadi pusat penyelarasan untuk membagikan ragam bantuan bagi masyarakat yang terdampak gempa.

Dukungan yang disiapkan bukan cuma berupa bahan pokok.

BNI beserta BUMN juga menyediakan penunjang medis dengan menghadirkan tenda medis untuk pengungsi yang memerlukan penanganan medis.

Pemulihan trauma juga akan senantiasa dilaksanakan khususnya untuk anak-anak yang masih merasakan trauma sesudah bencana gempa.

Di samping itu penyelarasan bersama BPBD senantiasa dijalankan untuk memetakan keperluan para pengungsi, termasuk rancangan dukungan serta perbaikan hunian masyarakat terdampak.

Di tengah musibah kebahagiaan anak-anak menjadi sebuah pesan ringkas.

Pemulihan bukan sekadar mengenai mendirikan lagi hunian.

Terdapat rasa cemas yang mesti disembuhkan, terdapat trauma yang mesti dihilangkan, serta terdapat hari depan anak-anak yang mesti ditata kembali.

Untuk sementara di area Berdikari, gembira serta warna-warni lukisan anak-anak menjadi trik mereka menundukkan rasa cemas.

Reporter: Moch Febrianto