Integrasi Stasiun Karet Dan BNI City Dijadwalkan Beroperasi September

Integrasi Stasiun Karet Dan BNI City (FOTO: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:54:23 WIB

JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) terus memuluskan persiapan integrasi Stasiun BNI City dengan Stasiun Karet yang ditargetkan mulai beroperasi pada 28 September 2026.

Direktur Utama PT KCI Mochamad Purnomo Sidi menyebutkan persiapan integrasi kedua stasiun tersebut saat ini memasuki tahap akhir.

Infrastruktur utama telah siap, sementara pekerjaan yang tersisa mencakup penyelesaian sejumlah fasilitas pendukung.

"Insyaallah BNI City ini kami akan launch rencana 28 September pas ulang tahun KAI nanti kami launch sekaligus mengintegrasikan dengan stasiun Karet," katanya saat ditemui di Stasiun BNI City, Senin (17/8/2026).

Menurutnya, salah satu pekerjaan yang masih berjalan adalah pemasangan travelator.

KCI menargetkan seluruh persiapan rampung sehingga penggabungan dapat diluncurkan pada akhir September.

"Tinggal yang kecil-kecil seperti travelator gitu-gitulah. Ini proses pemasangan. Jadi moga-moga target kami 28 September itu bisa kami launch," ujarnya.

Melalui penggabungan tersebut, KCI menargetkan peningkatan akses dan kenyamanan pengguna KRL, khususnya di wilayah Jabodetabek.

Setelah integrasi berjalan, aktivitas naik-turun penumpang di Stasiun Karet akan dipindahkan ke Stasiun BNI City.

Purnomo mengungkapkan KCI juga menindaklanjuti keperluan pengguna melalui sejumlah pembenahan di stasiun lain.

Di Bogor, misalnya, KCI menyiapkan pembangunan eskalator guna mengurangi aktivitas penumpang menyeberangi rel melalui passenger crossing.

Pembangunan fasilitas tersebut ditargetkan selesai pada akhir 2026.

"Insyaallah tahun akhir tahun ini bisa kami selesaikan. Artinya tidak akan lagi yang nyeberang lewat rel itu kan," tuturnya.

KCI juga menyoroti penumpukan penumpang di Stasiun Duri serta integrasi transportasi di Cawang yang melibatkan Transjakarta dan LRT Jabodebek.

Menurut Purnomo, kedua persoalan tersebut akan diselesaikan secara bertahap melalui program bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan pemerintah.

"Termasuk nanti penyelesaian Duri, kemudian di Cawang adanya integrasi TJ, LRT, Jabodebek juga cukup ramai sekarang. Itu coba kami akan urai satu per satu dan sudah masuk ke dalam program kami bersama dengan KAI dan pemerintah," tutup Purnomo.

Reporter: Moch Febrianto