Prabowo Beberkan Efisiensi BUMN Pangkas Pengeluaran Hingga 50 Triliun

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Bersama MPR (FOTO: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Jumat, 14 Agustus 2026 | 12:47:03 WIB

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto membeberkan pemerintah berhasil memangkas anggaran Rp 50 triliun dari tindakan penataan badan usaha milik negara (BUMN). Diharapkan pemangkasan dapat menyentuh hingga Rp 70 triliun hingga penutup tahun ini.

"Dengan perampingan BUMN, hari ini saja kami sudah menghemat biaya overhead sekitar Rp 50 triliun hanya dari biaya gaji direksi, komisaris, sewa gedung, sewa mobil, perjalanan dinas," ujar kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026, Jumat (14/8/2026).

Efisiensi yang diperoleh pemerintah, kata Prabowo, sebenarnya dapat dipakai mendirikan sarana warga layaknya puskesmas, sekolah, perbaikan hunian buat warga.

Prabowo sebelumnya menyampaikan pemerintah sudah menghentikan 290 BUMN dari 1.074 BUMn di Indonesia. Angka tersebut bakal kembali dipangkas sampai penutup tahun.

“Kami telah tutup 290 BUMN. Pada akhir tahun ini, kami targetkan hanya memiliki paling banyak 300 BUMN. 750 BUMN lebih akan kami tutup,” jelas dia.

Berdasarkan keterangan Prabowo, pemerintah cuma bakal membiarkan BUMN yang sanggup menyumbang poin plus.

“Hanya yang produktif, hanya yang menciptakan nilai tambah akan kami pertahankan,” ujarnya.

Reporter: Moch Febrianto