BI Jatim Bersama TNI AL Perkuat Kedaulatan Rupiah Kepulauan Sumenep

BI Jatim Bersama TNI AL Perkuat Kedaulatan Rupiah (FOTO: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Senin, 10 Agustus 2026 | 13:10:47 WIB

SURABAYA - Bank Indonesia (BI) Jawa Timur bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) memperkokoh kedaulatan Rupiah di daerah kepulauan lewat agenda Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Mandiri Jawa Timur 2026.

Agenda ini dilaksanakan pada 6–10 Agustus 2026 dengan mendatangi tiga area kepulauan di Kabupaten Sumenep, yaitu Pulau Sapudi, Pulau Raas, dan Pulau Tanjung Kiaok.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim menyebutkan, ERB ialah bagian dari langkah menyajikan pelayanan Rupiah sampai ke kawasan terdepan, terluar, dan terpencil.

"Kegiatan ini merupakan perjalanan menghadirkan negara, memperluas jangkauan pelayanan, dan memastikan bahwa masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh hak yang sama untuk menggunakan uang Rupiah yang berkualitas dan layak edar," ujar Ibrahim dalam keterangan di Surabaya, Sabtu (8/8).

Baca Juga: Beasiswa Bakti BCA 2027 Resmi Dibuka, Catat Syaratnya untuk Mahasiswa PTN di Indonesia

BI Jatim Pastikan Rupiah Layak Edar hingga Kepulauan

Pemberangkatan Tim ERB Mandiri Jawa Timur 2026 dipusatkan di Dermaga Komando Armada II TNI Angkatan Laut, Surabaya.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Timur, jajaran pimpinan Komando Armada II TNI Angkatan Laut, jimpinan wilayah perbankan, serta mitra strategis Bank Indonesia.

Berdasarkan paparan Ibrahim, agenda ERB Jawa Timur merupakan bukti komitmen Bank Indonesia dalam menjamin ketersediaan uang Rupiah yang bermutu dan pantas edar sampai daerah kepulauan.

Rangkaian program ini juga menjadi wujud kehadiran negara dalam merawat kedaulatan Rupiah sekalian memastikan warga di pelbagai wilayah mendapat akses layanan yang setara.

Tiga Fokus Utama ERB Mandiri Jawa Timur 2026

ERB Mandiri Jawa Timur 2026 mempunyai tiga prioritas utama.

Pertama, mengokohkan Rupiah sebagai simbol kedaulatan dan pemersatu bangsa.

Kedua, memperluas pemerataan pelayanan uang Rupiah serta mendongkrak literasi warga.

Ketiga, memperkuat kolaborasi antarlembaga guna memperluas akses keuangan dan menopang pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah kepulauan.

Baca Juga: 19 Daerah di Jatim Darurat Kekeringan, Fraksi PDIP DPRD Jatim Desak Solusi Permanen

Kolaborasi tersebut melibatkan Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, TNI Angkatan Laut, perbankan, pemerintah daerah, beserta beberapa mitra strategis lainnya.

Ada Layanan Penukaran Uang dan Edukasi Rupiah

Pada perjalanan tersebut, Tim ERB Mandiri Jawa Timur turut menyediakan layanan penukaran uang Rupiah bagi warga.

Pelayanan tersebut menjadi bagian dari eksekusi kebijakan pengedaran uang bersih atau clean money policy.

Masyarakat pun memperoleh edukasi terkait Cinta, Bangga, Paham Rupiah.

Sosialisasi ini mencakup pemahaman mengenai tanda-tanda keaslian uang Rupiah, cara memperlakukan dan merawat uang Rupiah dengan benar, serta pemanfaatan Rupiah sebagai instrumen pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Masyarakat juga diberikan pemahaman terkait peran Rupiah dalam menopang aktivitas dan perekonomian nasional.

Rupiah sebagai Simbol Kedaulatan Negara

Lewat ERB Jawa Timur 2026, Bank Indonesia dan para mitra strategis bertekad memperlebar jangkauan pelayanan Rupiah sekaligus memacu literasi warga di kawasan kepulauan.

Program ini diharapkan ikut mendorong penguatan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Bank Indonesia turut mengimbau warga untuk merawat dan memperlakukan Rupiah dengan bijak serta menerapkan spirit Cinta, Bangga, Paham Rupiah.

"Rupiah tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran, tetapi juga merupakan simbol kedaulatan negara, identitas bangsa, dan pemersatu Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Ibrahim.

Reporter: Moch Febrianto