Proyek Tambang Kucing Liar Freeport Mampu Hasilkan 735.000 Ons Emas!!
JAKARTA - PT Freeport Indonesia (PTFI) kini mengerjakan proyek galian bawah tanah bereputasi Kucing Liar di distrik mineral Grasberg, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Program ini diprediksi menjadi salah satu sumur komoditas tembaga dan emas utama perusahaan untuk dekade selanjutnya.
Mengacu pada laporan Freeport-McMoRan (FCX), pembenahan situs Kucing Liar sudah bergulir sejak tahun 2022 demi kelangsungan operasional di area Grasberg.
"Sejak tahun 2022, PTFI telah melaksanakan kegiatan pengembangan tambang jangka panjang di deposit Kucing Liar yang terletak di kawasan mineral Grasberg," tulis laporan kinerja Semester I-2026 Freeport-McMoRan (FCX), dikutip Rabu (5/8/2026).
Di samping itu, perolehan dari situs Kucing Liar ditargetkan mulai merangkak naik (ramp-up) sekitar tahun 2030 menuju kuota rancangan kisaran 130.000 metrik ton bijih harian.
Saat beroperasi secara penuh, Kucing Liar diperkirakan sanggup mencetak rerata 750 juta pon tembaga serta kurang lebih 735.000 ons emas tiap tahun.
Hadirnya fasilitas anyar ini diharapkan dapat menjaga tingkat operasional masif PT Freeport Indonesia pada area Grasberg hingga kurun waktu lama.
Hingga 30 Juni 2026, minimal PTFI telah menyalurkan investasi mendekati US$ 1,4 miliar atau kira-kira Rp25 triliun (asumsi kurs Rp 17.923 per dolar AS) untuk pembangunan proyek Kucing Liar.
Pihak manajemen memperkirakan kebutuhan dana tambahan untuk proyek tersebut mencapai kisaran US$ 4 miliar, atau setara Rp 71,69 triliun hingga kurun 2033.