Menteri PU Dody Hanggodo Gerak Cepat Atasi Krisis Air Situbondo

Menteri PU Dody Hanggodo menginstruksikan jajarannya bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih untuk warga terdampak El Nino di Situbondo.
Penulis: Redaksi
Kamis, 30 Juli 2026 | 21:39:56 WIB

JAKARTA – Menteri PU (Pekerjaan Umum) Dody Hanggodo menginstruksikan seluruh jajaran Kementerian Pekerjaan Umum untuk bergerak cepat menangani dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

“Menghadapi El Nino pada musim kemarau ini, saya meminta seluruh jajaran Kementerian PU mempercepat langkah penanganan agar masyarakat tidak kehilangan akses terhadap air bersih. Pemerintah harus hadir memastikan kebutuhan dasar tersebut tetap terpenuhi, terutama bagi warga yang paling terdampak kekeringan,” ujar Menteri PU tersebut.

Menurut Dody Hanggodo, pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan prioritas yang tidak boleh terhambat, meski dihadapkan pada cuaca ekstrem maupun dampak perubahan iklim.

Sebagai langkah nyata, Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas telah mengerahkan truk tangki untuk mendistribusikan 5.000 liter air bersih ke RT 15 RW 04, Desa Gunung Putri, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 63 kepala keluarga atau sekitar 140 jiwa yang mengalami krisis air bersih akibat kemarau.

Karena itu, Menteri PU saat ini menginstruksikan seluruh unit kerja di lingkungan Kementerian PU untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah agar penanganan kekeringan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Kami terus memantau kondisi di berbagai daerah dan memastikan pasokan air bersih dapat segera menjangkau masyarakat yang terdampak. Sinergi dengan pemerintah daerah menjadi kunci agar penanganan berjalan efektif,” kata Dody Hanggodo.

Menteri PU menegaskan, penyediaan layanan air yang andal merupakan fondasi penting bagi pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Upaya tanggap darurat ini juga sejalan dengan Visi PU 608, yang menempatkan penyediaan infrastruktur sebagai sarana meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan dasar secara merata.

Bantuan yang disalurkan Kementerian PU mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Ketua RT 15 Desa Gunung Putri, Saiful, menyampaikan terima kasih atas respons cepat pemerintah dalam membantu warga yang terdampak kekeringan.

“Kami mewakili seluruh warga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan BBWS Brantas yang telah hadir langsung menyalurkan bantuan air bersih. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” ujar Saiful.

Reporter: Redaksi