Perjalanan 8 Dekade BNI Wilayah 08 Beri Layanan Terbaik Bagi Nasabah
DENPASAR - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI mencakupi usia 80 tahun sebagai Bank nasional perdana kepunyaan negara.
Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 yang jatuh pada 5 Juli 2026, BNI membawakan tema 'Swadharma Bhakti Nagara' sebagai cerminan atas jiwa pengabdian kepada bangsa, negara, dan publik Indonesia.
Merayakan 8 dekade perjalanan BNI sebagai Bank pilihan utama Nasabah dalam bertransaksi.
HUT ke-80 BNI tidak cuma menjadi perayaan atas perjalanan Perseroan selama delapan dekade, namun juga menjadi momentum untuk merayakan publik Indonesia yang selama ini terus berkembang, bergerak, dan melangkah bersama BNI di beragam fase kehidupan.
Di Wilayah 08 (Bali, NTB & NTT), jiwa tersebut diwujudkan lewat aktivitas wondrful Gathering yang dilaksanakan di The Meru Sanur pada Jumat (24/7/2026).
Melalui aktivitas ini, BNI ingin menghadirkan faedah yang lebih dekat dengan publik sekaligus memperkuat arti pengabdian yang hidup dalam keseharian publik Indonesia.
Sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-80 BNI, aktivitas tersebut juga dapat dihubungkan dengan beragam program apresiasi untuk publik dan nasabah, termasuk jiwa promo 'Terus Ada, Ada Terus' yang menjadi salah satu cara BNI menghadirkan faedah secara lebih dekat, relevan, dan dapat dirasakan langsung oleh publik.
wondrful Gathering Wilayah 08 menjadi bentuk apresiasi kepada nasabah setia BNI.
Selain menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-80 BNI, aktivitas tersebut mencerminkan komitmen Perseroan dalam menghadirkan layanan wealth management yang komprehensif, inovatif dan bernilai tambah mengenai informasi perkembangan ekonomi serta peluang investasi.
Aktivitas ini turut dihadiri oleh Komisaris Independen BNI, Vera Febyanthy bersama jajaran manajemen.
Kehadiran jajaran management BNI bersama nasabah, mitra usaha, komunitas, dan publik menjadi wujud kolaborasi dalam memperluas dampak positif aktivitas HUT ke-80 BNI di Wilayah 08 (Bali, NTB & NTT).
“Perjalanan BNI selama 80 tahun tidak pernah berdiri sendiri. Di setiap langkah pengabdian BNI kepada negeri, selalu ada masyarakat Indonesia yang tumbuh, berjuang, bermimpi, dan melangkah bersama,” ujar Vera.
Lebih dari sekadar peringatan ulang tahun, momentum HUT ke-80 BNI menjadi cerminan atas hubungan dua arah antara BNI dan publik Indonesia.
BNI hadir tidak cuma untuk melayani kebutuhan finansial, melainkan juga untuk menjadi bagian dari perjalanan publik dalam membangun usaha, mengejar pendidikan, merencanakan masa depan, mengembangkan potensi daerah, hingga memperluas akses terhadap layanan keuangan.
Regional CEO BNI Wilayah 08, Komang Arya Wira Kusuma Atmaja menuturkan, aktivitas ini merupakan salah satu wujud nyata kehadiran BNI di tengah publik.
Menurutnya, pengabdian BNI tidak hanya diwujudkan lewat layanan perbankan, melainkan juga lewat program yang relevan dengan kebutuhan publik dan potensi daerah.
Di Wilayah 08 (Bali, NTB & NTT), jiwa tersebut diwujudkan lewat pengembangan layanan, pendampingan pelaku usaha, digitalisasi transaksi, perluasan akses keuangan, serta beragam program yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya BNI untuk menjadikan peringatan HUT ke-80 tidak berhenti sebagai seremoni, melainkan sebagai momentum untuk memperkuat kontribusi nyata bagi publik serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
Sejalan dengan jiwa 'Melayani Sepenuh Hati', BNI terus memperkuat inovasi layanan agar semakin relevan dengan kebutuhan publik.
Melalui wondr by BNI, BNIdirect, jaringan kantor cabang, serta Agen46 yang tersebar di beragam daerah, BNI berupaya menghadirkan layanan keuangan yang mudah, aman, dan inklusif bagi seluruh lapisan publik.
BNI juga terus beradaptasi terhadap perubahan kebutuhan nasabah lintas generasi.
Perseroan hadir untuk mendukung beragam kebutuhan finansial publik, mulai dari pendidikan, pekerjaan, usaha, investasi, transaksi harian, hingga perencanaan masa depan.
Sejak berdiri pada 5 Juli 1946, BNI memiliki peran historis dalam perjalanan perekonomian Indonesia.
Sebagai bank pertama yang dimiliki Republik Indonesia, BNI turut menjadi bagian penting dalam membangun fondasi kedaulatan ekonomi bangsa, termasuk lewat perannya dalam penerbitan ORI atau Oeang Republik Indonesia.
Dalam perjalanannya, BNI terus berkembang mengikuti dinamika publik dan perekonomian nasional.
Namun, di balik beragam perubahan zaman, satu hal yang tetap menjadi fondasi BNI adalah komitmen untuk mengabdi kepada negeri dan berkembang bersama publik Indonesia.
“Dengan pengalaman, kepercayaan, dan dukungan masyarakat selama delapan dekade, BNI berkomitmen untuk terus memperkuat perannya sebagai mitra pembangunan nasional, penggerak pertumbuhan ekonomi, serta sahabat masyarakat dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik” tutup Arya.