Fajar dan Fikri Juara Japan Open 2026 Bukti Sukses Pembinaan BNI PBSI
TOKYO - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, berhasil mencatatkan pencapaian luar biasa dengan memenangi turnamen BWF World Tour Super 750 Japan Open 2026.
Fajar/Fikri mengunci trofi juara setelah menghentikan perlawanan pasangan ganda putra peringkat satu dunia dari Korea Selatan dalam laga final di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Minggu (20/7).
Capaian ini menjadi bukti konkret dari komitmen pembinaan atlet nasional yang dilaksanakan secara berkesinambungan oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mendampingi mitra utamanya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, memberikan apresiasi pada prestasi membanggakan itu.
Berdasarkan penjelasannya, sinergi sektor usaha dan asosiasi olahraga adalah kunci utama membentuk ekosistem bulu tangkis yang kompetitif di tingkat dunia.
“Kami mengucapkan selamat kepada Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri atas keberhasilan meraih gelar Japan Open 2026. Prestasi ini menunjukkan bahwa proses pembinaan yang konsisten, terarah, dan berkelanjutan mampu melahirkan atlet yang memiliki daya saing global,” kata Okki dalam siaran resminya, Senin (20/7).
Okki melanjutkan, piala Japan Open 2026 sangat bernilai sebab menjadi gelar pertama bagi Fajar/Fikri pada kalender 2026, setelah di masa sebelumnya lima kali melangkah ke partai pamungkas kejuaraan dunia.
Sebelum menjadi yang terbaik di Jepang, Fajar/Fikri sudah menunjukkan stabilitas penampilan dengan melaju ke final Korea Open 2025, Australian Open 2025, French Open 2025, Denmark Open 2025, serta Singapore Open 2026.
Duet ini pun pernah menjuarai turnamen China Open 2025.
Bagi BNI, sokongan dana maupun operasional untuk PBSI bukan sekadar kegiatan promosi merek, melainkan taktik membangun nilai bersama guna menciptakan SDM yang berpotensi.
Pengalaman bertarung pada kejuaraan manca negara dipandang sangat krusial demi menempa mentalitas bertanding, keluwesan adaptasi, dan ketangguhan psikologis para pemain ketika berada dalam tekanan kuat.
“Setiap turnamen merupakan bagian dari proses pembentukan atlet. Keberhasilan Fajar dan Fikri di Japan Open menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, serta pembinaan jangka panjang pada akhirnya menghasilkan prestasi yang membanggakan Indonesia,” imbuh Okki.
Upaya memperkokoh ekosistem olahraga nasional tersebut turut sejalan bersama nilai utama BNI Swadharma Bhakti Nagara menuju umur 80 tahun, untuk senantiasa mengusung nama Indonesia berkarakter unggul di arena internasional.