IHSG Hari Ini Diperkirakan Sideways Berikut Lima Saham Pilihan Kami

Ilustrasi ihsg (sumber foto: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Jumat, 10 Juli 2026 | 11:25:53 WIB

JAKARTA - Indeks harga saham gabungan diperkirakan akan bergerak mendatar atau sideways pada sesi perdagangan Jumat, 10 Juli 2026. Pergerakan indeks hari ini diproyeksikan berada dalam kisaran resistance 6.000, pivot 5.900, dan support 5.800. Terdapat beberapa saham yang dapat dicermati oleh para pelaku pasar pada hari ini, di mana salah satu saham yang direkomendasikan adalah BMRI.

Pada hari sebelumnya, indeks ditutup mengalami kenaikan ke posisi 5.912,44 (0,67 persen) setelah sempat merosot ke level 5.839. Berdasarkan analisis teknikal, laju penguatan indeks saat ini tertahan pada indikator MA5 dengan kondisi Stochastic RSI yang berisiko membentuk pola Death Cross.

“Namun histogram MACD masih bertahan di area positif. Dengan demikian, IHSG hari ini akan bergerak sideways pada kisaran 5.800-6.000,”

Di sisi lain, perolehan data untuk penjualan sepeda motor tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 1,1 persen YoY dengan volume mencapai 515.136 unit pada Juni 2026. Angka ini membaik dari situasi Mei 2026 yang sempat merosot hingga 5,1 persen YoY, sekalipun di tengah kondisi lonjakan tingkat inflasi serta BI Rate.

Jika dilihat berdasarkan basis bulanan, performa penjualan kendaraan roda dua tersebut melonjak sebesar 7,5 persen MoM pada bulan Juni dari koreksi sedalam 8 persen MoM pada Mei 2026. Kendati demikian, total penjualan sepeda motor secara keseluruhan melandai sebesar 0,3 persen YoY menjadi 3,13 juta unit sepanjang Semester I-2026. Angka pencapaian tersebut setara dengan kisaran 46,7 persen hingga 48,9 persen dari target penjualan yang dicanangkan oleh AISI hingga penutupan tahun ini sebesar 6,4 juta sampai 6,7 juta unit.

“Selanjutnya investor akan menantikan data penjualan mobil bulan Juni 2026 yang akan dirilis pada hari ini,”

Sementara itu, kondisi penjualan pada sektor ritel dilaporkan mengalami penyusutan sedalam 3,9 persen pada Mei 2026 setelah sebelumnya juga melemah 3,7 persen YoY pada April 2026. Tren penurunan performa ini menandai terjadinya koreksi selama dua bulan berturut-turut sekaligus menjadi kemerosotan tahunan yang paling dalam sejak periode Mei 2023.

“Hal ini mengindikasikan melemahnya belanja konsumen di tengah meningkatnya inflasi akibat kenaikan harga bahan bakar non subsidi dan harga makanan,”

Penyusutan angka penjualan ini melanda beberapa kelompok komoditas seperti produk makanan, minuman, tembakau, pakaian, perlengkapan rumah tangga, hingga penjualan perangkat informasi serta komunikasi. Secara bulanan, performa sektor penjualan ritel melandai sebesar 1,5 persen MoM pada Mei 2026 setelah sempat jatuh sangat tajam hingga mencapai 11,6 persen MoM pada April 2026. Untuk pilihan saham yang layak dipantau para investor pada perdagangan hari ini antara lain:

BMRI

BRPT

DEWA

ESSA

TUGU

Reporter: Moch Febrianto