JAKARTA - Harga emas berakhir naik hari Kamis, di tengah pelemahan dolar AS dan permintaan safe haven. Harga emas spot bergerak naik 1,13% pada $4.124 per ons.
Harga emas berjangka AS kontrak Agustus 2026 berakhir naik 1,42% pada $4.140,8 per ons. Pelemahan dolar AS mendukung kenaikan harga logam mulia tersebut.
Emas juga mendapatkan dukungan safe-haven karena ketegangan yang kembali meningkat di Timur Tengah. Hal ini menyusul serangan AS terhadap Iran untuk hari kedua hari ini sebagai tanggapan terhadap serangan terhadap kapal di dan sekitar Selat Hormuz.
Namun, kenaikan harga logam mulia ini berkurang karena reli pasar saham hari ini. Kondisi tersebut telah menekan permintaan logam mulia sebagai aset safe-haven.
Laporan menunjukkan bahwa AS dan Iran akan melanjutkan pembicaraan perdamaian meskipun terjadi peningkatan ketegangan baru-baru ini. Ketegangan tersebut sebelumnya sempat mengganggu aliran energi melalui Selat Hormuz dan memperbarui kekhawatiran tentang inflasi.
Analyst memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak naik terdukung pelemahan dolar AS. Namun jika pembicaraan perdamaian AS-Iran berlanjut lagi, dapat mengurangi permintaan safe haven terhadap emas, sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $4.156-$4.189. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $4.073-$4.023.
Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $4.172-$4.202. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $4.087-$4.032.