Lonjakan Harga Minyak Tekan Emas Dunia, Spot Turun ke USD4.077 per Ons

Ilustrasi Emas (Sumber foto: NET)
Kamis, 09 Juli 2026 | 10:14:23 WIB

JAKARTA – Harga emas dunia pada Rabu waktu setempat ditutup melemah seiring meningkatnya kekhawatiran inflasi akibat lonjakan harga minyak. Mengutip Investing.com, Kamis (9/7/2026), harga emas spot turun 0,7 persen menjadi USD4.077,52 per ons, sementara emas berjangka melemah 1,7 persen ke USD4.086,55 per ons.

Risalah rapat Federal Reserve periode 16–17 Juni menunjukkan perbedaan pandangan mengenai arah suku bunga. Sebagian pejabat menilai kenaikan suku bunga perlu segera dilakukan, sementara mayoritas melihat peluang inflasi kembali menuju target dua persen tanpa tambahan pengetatan.

Inflasi masih tinggi, dipicu gangguan pasokan energi akibat konflik di Timur Tengah. Militer AS melancarkan serangan terhadap Iran sebagai respons atas insiden kapal tanker di Selat Hormuz. Presiden Donald Trump menyatakan gencatan senjata berakhir dan membuka kemungkinan serangan lanjutan. Kondisi ini memicu lonjakan harga minyak dunia, dengan minyak mentah Brent sempat menembus USD80 per barel, tertinggi sejak 22 Juni.

Analis Pasar Senior FXTM Lukman Otunuga menilai emas berada di persimpangan sentimen besar: risiko geopolitik dan arah kebijakan moneter AS. “Jika dolar melemah, jalur yang paling mudah mengarah ke kenaikan harga emas. Namun, kenaikan harga minyak yang berkelanjutan yang kembali memicu inflasi dapat menjadi hambatan dengan memperkuat ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang lebih ketat,” ujarnya.

Dengan kombinasi tekanan dari lonjakan harga minyak dan ketidakpastian kebijakan The Fed, emas dunia masih menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan momentum kenaikan.

Reporter: Diaz Muhammad Hanif