Harga Emas Dunia Mulai Naik Pagi Ini Usai Turun 3 Hari Beruntun
JAKARTA - Harga emas dunia bergerak naik pada perdagangan pagi ini. Kenaikan mulai menghampiri setelah harga sang logam mulia turun tiga hari beruntun.
Pada Kamis (9/7/2026) pukul 07:05 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 4.080,1/troy ons. Nilai ini naik 0,1% dibandingkan hari sebelumnya.
Kemarin, harga emas dunia di pasar spot ditutup turun 0,72% ke US$ 4.076,1/troy ons. Ini menjadi koreksi selama tiga hari berturut-turut yang memotong harga sebesar 2,26%.
Kabar dari Timur Tengah lagi-lagi menjadi pemberat langkah harga emas. Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan ke Iran.
Serangan itu bertujuan untuk melumpuhkan kemampuan Iran dalam mengganggu pelayaran di Selat Hormuz. Serangan Negeri Adikuasa datang beberapa jam setelah Presiden Donald Trump menegaskan bahwa gencatan senjata dengan Teheran sudah bubar.
Dinamika ini mengerek harga minyak dunia. Kemarin, harga minyak jenis brent melejit 5,21% ke US$ 78,02/barel dan pagi ini masih menanjak hampir 1% pada pukul 07:19 WIB.
Alhasil, kekhawatiran akan ancaman inflasi tinggi kembali menghantui perekonomian dunia. Sesuatu yang akan membuat bank sentral di berbagai negara tidak punya banyak pilihan kecuali mengetatkan kebijakan moneter melalui kenaikan suku bunga acuan.
Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas menjadi kurang menguntungkan saat suku bunga naik.
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas masih tersangkut di zona bearish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 41.
RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bearish. Sementara indikator Stochastic RSI 14 hari ada di 67 yang menghuni area beli (long) lumayan kuat.
Untuk perdagangan hari ini, harga emas sudah melewati pivot point US$ 4.077/troy ons. Jadi ada harapan bisa menguji resisten US$ 4.087-4.121/troy ons.
Target paling optimistis atau resisten terjauh adalah US$ 4.246/troy ons.
Namun andai harga emas turun lagi, maka US$ 4.066/troy ons sepertinya akan menjadi support terdekat. Jika tertembus, maka harga emas berisiko mengetes rentang US$ 4.019-3.993/troy ons.
Target paling pesimistis atau support terjauh adalah US$ 3.907/troy ons.