Indeks Hang Seng Senin 6 Juli 2026 Dipengaruhi Harga Minyak Turun dan Yield Obligasi Global

Ilustrasi Grafik Saham (Sumber gambar: NET)
Senin, 06 Juli 2026 | 12:00:37 WIB

JAKARTA – Indeks Hang Seng pada perdagangan akhir pekan lalu ditutup naik 1,3 persen atau 295 poin ke level 23.350. Indeks saham Cina Enterprise (HSCE) juga menguat 1,15 persen ke 7.699,76, sementara Hang Seng berjangka Juli 2026 berakhir naik 1,08 persen ke 23.299.

Kenaikan tersebut merupakan sesi kedua berturut-turut, didorong aksi beli saham murah (bargain hunting) terutama pada saham teknologi yang sebelumnya tertekan.

Untuk perdagangan hari ini, dinamika pasar global dipengaruhi oleh penurunan harga energi dan tingginya yield obligasi global. Harga minyak mentah WTI AS turun di bawah 69 dolar AS per barel, level terendah dalam lebih dari 4 bulan, seiring normalisasi pengiriman komersial melalui Selat Hormuz.

Secara teknikal, analis Vibiz Research Center memperkirakan indeks Hang Seng berjangka Juni 2026 akan terkoreksi. Awal sesi diproyeksikan turun ke posisi 23.190, jika tembus akan meluncur ke S1 hingga S2. Namun, jika berbalik arah, indeks bisa naik ke 23.310 dan berlanjut mendaki ke R1.

Tabel level teknikal Hang Seng:

R3 = 24.122
R2 = 23.824
R1 = 23.561
Pivot = 23.263
S1 = 23.000
S2 = 22.702
S3 = 22.439

Buy Average = 23.412
Sell Average = 23.132

Dengan kondisi tersebut, pergerakan Hang Seng hari ini akan sangat dipengaruhi oleh arah pasar global, khususnya harga energi dan yield obligasi, serta aksi investor dalam merespons peluang bargain hunting.

Reporter: Diaz Muhammad Hanif