Cek Perkembangan Harga Emas Antam di Pegadaian per Senin 6 Juli 2026

Ilustrasi Emas Antam, Sumber: anekalogam.
Penulis: Aaina Salsa Bila
Senin, 06 Juli 2026 | 10:02:37 WIB

JAKARTA - Harga emas Antam terpantau stabil dibandingkan perdagangan sebelumnya pada Senin (6/7/2026). Harga emas Antam ukuran 1 gram masih dibanderol Rp 2.777.000, sedangkan harga buyback juga bertahan di level Rp 2.476.000. Harga emas Antam ukuran 0,5 gram juga tidak mengalami perubahan dan dipasarkan seharga Rp 1.441.000 dengan harga buyback Rp 1.238.000.

Pada ukuran lainnya, harga emas Antam 2 gram masih dipatok Rp 5.492.000 dengan harga buyback Rp 4.952.000. Adapun ukuran 3 gram dijual Rp 8.211.000 dengan harga buyback Rp 7.429.000.

Untuk ukuran menengah, harga emas Antam 5 gram tetap berada di level Rp 13.650.000 dengan harga buyback Rp 12.381.000, sementara ukuran 10 gram dipasarkan seharga Rp 27.243.000 dengan harga buyback Rp 24.763.000.

Harga emas Antam ukuran 25 gram tercatat sebesar Rp 67.977.000 dengan harga buyback Rp 61.604.000. Adapun emas ukuran 50 gram dijual Rp 135.871.000 dengan harga buyback Rp 123.209.000. Sementara itu, ukuran 100 gram dipasarkan seharga Rp 271.661.000 dengan harga buyback Rp 246.418.000.

Berikut perincian harga emas Antam per Senin (6/7/2026):

Emas Antam 0,5 gram: Rp 1.441.000

Emas Antam 1 gram: Rp 2.777.000

Emas Antam 2 gram: Rp 5.492.000

Emas Antam 3 gram: Rp 8.211.000

Emas Antam 5 gram: Rp 13.650.000

Emas Antam 10 gram: Rp 27.243.000

Emas Antam 25 gram: Rp 67.977.000

Emas Antam 50 gram: Rp 135.871.000

Emas Antam 100 gram: Rp 271.661.000

Berikut rincian harga buyback emas Antam:

Emas Antam 0,5 gram: Rp 1.238.000

Emas Antam 1 gram: Rp 2.476.000

Emas Antam 2 gram: Rp 4.952.000

Emas Antam 3 gram: Rp 7.429.000

Emas Antam 5 gram: Rp 12.381.000

Emas Antam 10 gram: Rp 24.763.000

Emas Antam 25 gram: Rp 61.604.000

Emas Antam 50 gram: Rp 123.209.000

Emas Antam 100 gram: Rp 246.418.000

Di pasar global, harga emas dunia berada di level 4.178,99 dollar AS per ons, naik 8,74 poin atau 0,21 persen pada perdagangan Senin (6/7/2026) pagi pukul 07.36 WIB. Adapun harga perak tercatat 62,650 dollar AS per ons, menguat 0,40 persen. Sebelumnya, harga emas dunia ditutup menguat ke level 4.170 dollar AS per ons pada perdagangan Jumat (3/7/2026).

Logam mulia tersebut menyentuh level tertinggi sejak 23 Juni dan membukukan kenaikan mingguan sekitar 2 persen setelah mencatat penurunan selama empat pekan berturut-turut. Penguatan harga emas dipicu oleh data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan sehingga mengurangi ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga oleh bank sentral dalam waktu dekat.

Data menunjukkan jumlah pekerjaan nonpertanian AS hanya bertambah 57.000 pada Juni. Angka tersebut menjadi yang terendah dalam empat bulan dan jauh di bawah proyeksi pasar sebesar 110.000. Melemahnya pasar tenaga kerja membuat pelaku pasar memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga pada September. Probabilitas kenaikan suku bunga turun menjadi 50 persen, dari 66 persen sebelum laporan ketenagakerjaan dirilis.

Prospek suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil, seperti emas. Di sisi lain, dollar AS juga berada di jalur penurunan mingguan terbesar sejak April sehingga turut menopang harga logam mulia tersebut.

Permintaan emas juga mendapat dukungan dari pembelian bank sentral yang menambah 41 ton metrik emas bersih ke cadangan mereka sepanjang Mei. Sementara itu, di pasar fisik, permintaan emas di India melemah seiring kenaikan harga, sebaliknya minat beli dari China menunjukkan sedikit perbaikan.

Reporter: Aaina Salsa Bila