WisdomTree Proyeksi Harga Emas Kuartal I 2027 Naik 25 Persen, Bisa Capai US$5.000

Ilustrasi Emas (sumber foto: NET)
Jumat, 03 Juli 2026 | 09:12:13 WIB

JAKARTA – Prospek harga emas dinilai masih cerah oleh pakar komoditas. Kepala Riset Komoditas dan Makroekonomi WisdomTree, Nitesh Shah, menyebut peluang harga emas rebound kuat tahun depan seiring ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

“Saya pikir pasar sedikit terlalu optimis. Saya rasa saya tidak sepenuhnya yakin kita akan mendapatkan banyak kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Ya, pasar tenaga kerja cukup kuat dan inflasi tinggi, tetapi narasinya tidak jauh berbeda,” ujar Shah, dikutip dari Kitco News, Jumat (3/7/2026).

Menurut Shah, variabel terpenting bagi harga emas adalah arah jangka panjang dolar AS. Meski dolar menguat beberapa bulan terakhir karena ekspektasi kebijakan agresif The Fed, ia menilai penguatan tersebut hanya sementara. Defisit fiskal AS dan ketidakseimbangan neraca transaksi berjalan akan menjadi faktor fundamental yang membebani dolar.

Shah juga memperkirakan meredanya ketegangan geopolitik dan peningkatan pasokan energi global akan menekan inflasi dalam jangka menengah, sehingga mengurangi tekanan bagi The Fed untuk memperketat kebijakan.

Dengan latar belakang tersebut, WisdomTree mempertahankan prospek bullish jangka panjang harga emas, dengan prediksi kenaikan 25 persen pada kuartal I 2027. “Saya masih berpikir harga emas di atas US$5.000 mudah dicapai,” kata Shah.

Selain itu, survei World Gold Council menunjukkan semakin banyak bank sentral berencana meningkatkan kepemilikan emas. “Bank sentral tentu saja mungkin akan membeli, dan mungkin membeli lebih banyak sekarang karena harga telah mereda,” tambah Shah.

Reporter: Diaz Muhammad Hanif